Pemanfaatan Citra SPOT 6 untuk Pemetaan Sebaran Ruang Terbuka Hijau di Kecamatan Serang Kota Serang Tahun 2018
NI LUH PUTU HAYU R, Karen Slamet Hardjo, S. Si., M. Sc
2019 | Tugas Akhir | D3 PENGINDERAAN JAUH DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIRuang terbuka hijau merupakan hal yang penting pada suatu wilayah perkotaan karena memiliki berbagai manfaat seperti penyedia oksigen dan resapan air. Undang-undang Nomor 26 Tahun 2007 menjelaskan bahwa minimal terdapat 30% RTH dari luas wilayah perkotaan yang terdiri dari 20% RTH publik dan 10% RTH privat. Permen PU Nomor 5 Tahun 2008 menjelaskan bahwa kebutuhan RTH tiap penduduk sebesar 20 m². Kecamatan Serang memiliki jumlah penduduk tertinggi di Kota Serang. Pemetaan sebaran RTH perlu dilakukan untuk mengetahui luas ketersediaanya serta sebarannya. Pemetaan RTH dapat dilakukan dengan berbagai cara salah satunya adalah interpretasi visual citra penginderaan jauh. Jenis citra yang dapat digunakan adalah Citra SPOT 6. Interpretasi dilakukan berdasarkan klasifikasi penutup lahan yang merupakan jenis RTH privat maupun publik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketersediaan RTH di Kecamatan Serang tahun 2018 sebesar 170,99 Ha. Kebutuhan RTH berdasarkan luas wilayahnya seharusnya sebesar 795,57 Ha dan berdasarkan jumlah penduduk sebesar 453,43 Ha. Hasil pemetaan RTH di Kecamatan Serang tahun 2018 menunjukkan bahwa ketersediaan luas RTH di wilayah tersebut tidak memenuhi sesuai pada aturan yang berlaku.
Green open space is important in an urban area because it has various benefits such as providing oxygen and water absorption. Law No. 26/2007 explains that at least 30% of open green space in an urban area consists of 20% public green open space and 10% private green open space. Minister of Public Works Regulation No. 5/2008 explain that the needs of green open space for each population is 20 m². Serang Sub-district has the highest population in Serang City. Distribution mapping of green open space needs to be done to determine the availability area and its distribution. Green open space mapping can be done in various ways, one of them is visual interpretation of remote sensing imagery. The type of image that can be used is SPOT 6 Imagery. Interpretation is done based on the classification of land cover which is a type of private and public green open space. The results of this research showed that the availability of green open space in Serang Sub-district in 2018 is 170.99 ha. The need for green open space based on the total area should be 795.57 ha and based on the total population should be 453.43 ha. The mapping results of green open space in Serang Sub-district in 2018 indicate that the availability of green open space in that area does not meet the regulations.
Kata Kunci : Ruang terbuka hijau, Citra SPOT 6, ketersediaan RTH, jumlah penduduk