Laporkan Masalah

HUBUNGAN KARAKTERISTIK DEMOGRAFI DAN PENYULUHAN DENGAN PENGETAHUAN MENGENAI SKABIES PADA ANAK PANTI ASUHAN YATIM PUTRI ISLAM YOGYAKARTA

RIZKI LIA OKTA, Septimawanto Dwi Prasetyo, M.Si., Apt.

2019 | Skripsi | S1 FARMASI

Skabies merupakan penyakit kulit yang paling sering terjadi di lingkungan dengan kepadatan penghuni yang tinggi seperti panti asuhan. Gejala skabies dalam tahap lanjut dapat mengganggu kegiatan belajar anak. Oleh karena itu, pengetahuan mengenai pencegahan dan penanganan skabies sangat diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor demografi diantaranya (tingkat pendidikan, sumber informasi dan riwayat penyakit skabies) dengan pengetahuan mengenai pencegahan dan penanganan skabies serta untuk mengetahui pengaruh intervensi terhadap perubahan pengetahuan mengenai pencegahan dan penanganan skabies. Desain penelitian ini adalah preeksperimental. Sampel penelitian ini adalah anak Panti Asuhan Putri Islam Yogyakarta. Pengambilan sampel dilakukan dengan purpose sampling menggunakan kuesioner. Intervensi yang akan dilakukan berupa penyuluhan. Pengambilan data akan dilakukan dua kali, yaitu sebelum intervensi (pre-test) dan sesudah intervensi (post-test). Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan uji t- dependent, dan uji t- independent. Jumlah sampel yang digunakan adalah 60 responden. Hasil dari penelitian menunjukkan pemberian intervensi dalam bentuk penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan mengenai pencegahan dan pengobatan skabies secara signifikan, hal tersebut diperoleh dari hasil (p hitung=0,0001) < nilai signifikansi p=0,05. Sedangkan faktor demografi yaitu tingkat pendidikan, sumber informasi dan riwayat skabies tidak berhubungan dengan pengetahuan.

Scabies is a skin disease that most often occurs in environments with high occupant densities such as orphanages. Symptoms of scabies in the later stages can interfere with children's learning activities. Therefore, knowledge about prevention and treatment of scabies is very necessary. This study aims to determine the relationship between demographic factors including education level, recources and history of scabies with the knowledge regarding prevention and treatment of scabies and to determine the effect of interventions on changes in the knowledge regarding prevention and treatment of scabies. The design of this study was pre-experimental. The sample of this study was the children of the Putri Islam Yogyakarta Orphanage. Sampling is done by purpose sampling using a questionnaire. Interventions that will be carried out in the form of counseling. Data retrieval will be done twice, namely before the intervention (pre-test) and after the intervention (post-test). The data obtained will be analyzed by t-dependent test, and t-independent test. The number of samples obtained was 60 respondents. The results of the study showed that giving intervention in the form of counseling could significantly increase knowledge about the prevention and treatment of scabies, it was obtained from the results (p count = 0,0001) < significance value p = 0.05. Meanwhile, demografic factors are not related with knowledge about prevention and treatment of scabies.

Kata Kunci : skabies; tingkat pendidikan; intervensi; pengetahuan

  1. S1-2019-366372-abstract.pdf  
  2. S1-2019-366372-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-366372-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-366372-title.pdf