Laporkan Masalah

Pengaruh Jenis Terapi, Outcome klinik dan Karakteristik Pasien terhadap Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Pratama Yogyakarta

Monika Wisda Herisman, Dr. Tri Murti Andayani, Sp. FRS., Apt

2019 | Skripsi | S1 FARMASI

Diabetes melitus merupakan penyakit kronik yang membutuhkan terapi secara terus-menerus dan dapat mengurangi health-related quality of life (HRQoL) pasien. Tujuan penelitian mengetahui gambaran kualitas hidup serta mengetahui pengaruh jenis terapi, outcome klinik dan karakteristik pasien terhadap kualitas hidup pasien diabetes melitus tipe 2 di Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan rancangan cross-sectional dengan pendekatan observasional analitik. Subjek penelitian adalah pasien diabetes melitus tipe 2 yang berkunjung ke Rumah Sakit Pratama periode penelitian bulan Maret – April 2019. Pengambilan data dilakukan secara concurrent dengan memberikan kuesioner ke pasien untuk mengukur nilai kualitas hidup menggunakan EQ-5D-5L dan secara retrospektif untuk mendapatkan data jenis terapi yang digunakan pasien dan data kadar glukosa darah dari rekam medis pasien. Uji statistik yang digunakan adalah uji Mann-Whitney untuk 2 kategori data dan untuk data lebih dari 2 kategori digunakan uji Kruskal Wallis. Hasil penelitian menunjukkan dari 103 pasien diabetes melitus tipe 2 mayoritas pasien mendapatkan antidiabetika oral (59,20%), mempunyai kadar glukosa darah yang tidak terkontrol (54,4%), serta mengalami masalah paling banyak pada domain pain/discomfort (72,8%) dan domain anxiety/depression (45,6%). Nilai rata-rata utilitas yang diperoleh 0,742 SE 0,023 (95% CI 0,696-0,788) dan terdapat hubungan antara jenis terapi (p = 0,035), outcome klinik (p = 0,042) dan tingkat pendidikan (p = 0,005) terhadap kualitas hidup dengan nilai signifikasi p < 0,05.

Diabetes mellitus is a chronic disease that requires continuous therapy and can reduce the patient's health-related quality of life (HRQoL). The aim of the study was to describe the quality of life and to know the effect type of therapy, clinical outcome and patient characteristics on the quality of life of type 2 diabetes mellitus patients in Yogyakarta. The study used a cross-sectional design with an analytical observational approach. The research subjects were patients with type 2 diabetes mellitus who visited the hospital during the study period from March to April 2019. Data collection was done concurrently by giving questionnaires to patients to measure the quality of life using EQ-5D-5L and retrospectively to obtain data on types therapy used by the patient and blood glucose level data from the patient's medical record. The statistical test used was Mann-Whitney for 2 categories of data and Kruskal Wallis for data from more than 2 categories. The results showed that majority of patients with type 2 diabetes mellitus had the most problems in the pain / discomfort domain (72,8%) and anxiety / depression domain (45,6%). The average utility value obtained was 0,742 SE 0,023 (95% confidence interval [CI] 0,696-0,788) and there was a relationship between the types of therapy (p = 0,035), clinical outcomes (p = 0,042) and education level (p = 0,005) on quality of life with significant value p <0,05.

Kata Kunci : diabetes melitus tipe 2, jenis terapi, outcome klinik, kualitas hidup

  1. S1-2019-377437-abstract.pdf  
  2. S1-2019-377437-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-377437-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-377437-title.pdf