Diversifikasi Penghidupan Petani Pasca Erupsi Merapi Tahun 2010 Di Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman
ANGGER ARYA WARDHANA, Prof. Dr. R. Rijanta, M.Sc.
2019 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHKegiatan masyarakat desa di identikan dengan kegiatan pemanfaatan sumber daya utama yaitu pertanian, perkebunan dan kehutanan. Setiap aktifitas yang dilakukan masyarakat adalah cara untuk melangsungkan kehidupan sehingga membentuk suatu strategi penghidupan. Keberlanjutan penghidupan masyarakat bergantung pada strategi penghidupan yang dibentuk oleh masyarakat dalam beradaptasi dengan wilayahnya untuk bertahan hidup termasuk beradaptasi dengan adanya ancaman bencana dalam hal ini adalah erupsi Merapi. Ancaman bencana terhadap suatu wilayah dalam penghidupan masyarakat dapat menyebabkan kerugian bagi keberlanjutan hidup masyarakat. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu: 1) Mendeskripsikan diversifikasi penghidupan yang dikembangkan petani di Desa Kepuharjo dalam menghadapi ancaman bencana erupsi, 2) Mengidentifikasi peranan diversifikasi penghidupan petani sebagai strategi baru untuk menghadapi ancaman bencana. Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan mengambil sampel dari suatu populasi dan menggunakan kuesioner untuk mengumpulkan data pokok. Responden penelitian adalah KK tani Desa Kepuharjo dengan populasi 192 orang. Pemilihan sampel responden menggunakan metode simple random sampling dengan cara pengundian sebesar 35 orang dari keseluruhan populasi. Data pokok diolah menggunakan software SPSS dan Microsoft Excel dengan penyajian data berupa tabulasi frekuensi dan tabulasi silang antar variabel yang kemudian dianalisis untuk menjawab tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa diversifikasi sudah dilakukan sebelum terjadinya erupsi dengan sektor pekerjaan terbatas. Diversifikasi dikembangkan melalui bermacam variasi pekerjaan yang terdiri dari pertanian kopi, pertanian buah, pertanian kayu sengon, peternakan, pertambangan pasir, usaha toko kelontong, warung makan, jasa sopir Jeep dan jasa tour guide pada wisata Volcano Tour yang tidak hanya dilakukan oleh kepala keluarga, tetapi juga dilakukan oleh anggota keluarga yang lain yang bekerja baik istri ataupun anak dari keluarga petani. Perkembangan diversifikasi menjadi diversifikasi penghidupan baru dapat meningkatkan taraf hidup yang dinilai melalui peningkatan pendapat dan sumbangsih pendapatan untuk kehidupan rumahtangga petani dari masing masing sektor pekerjaan. Diversifikasi yang dilakukan mayoritas masih dilakukan di dalam wilayah desa sehingga penghidupan masyarakat masih terancam oleh bencana erupsi.
Village community activities are often equated with main resources utilization activities like agricultural activity, plantation activity, and forestry. Every people activity is a way to live a life, so they can form a livelihood strategy. Livelihood sustainability are depending on the people strategy to adapt with their territory to survive their own life, and includes adapting to the threat of a disaster especially volcanic eruptions threat. The disaster threat to a territory can cause a defect for the live sustainability of village communities. This research goals are to: 1) Describe the development of the livelihood diversification carried out by the farmer in Kepuharjo Village to face up the disaster threat. 2) Identify the role of farmer livelihood diversification as a new livelihood strategy to face up the disaster threat. This research is a survey research that take a sample from population using a questionnaire to collect the primary data. The research respondent are the farmer households in Kepuharjo Village with total population is 192 people. Sample selection of the respondent are use a simple random sampling method by drawing 35 people from the total population. Primary data is processed by SPSS software and Microsoft Excel. The presentation of data is using frequency tabulation and cross tabulation which are analyzed to answer the research goals. The research results show the diversification strategy has already occurred before the Merapi eruption with a limited work sector. The diversification was developed from many job varians like coffee farm, fruit farm, Sengon farm, sand mining, grocery store, restaurant, Jeep driver services, and tour guide services on Volcano Tour which does by the all member of farmer family. Developed diversification become a new livelihood diversification that successfully improve the standard of living of the people assessed by the higher income and the contribution of the income from all work sector for the life of the farmer's family. The diversification that carried out by the majority of the community is still done within the village area so the people livelihood is still threatened by the eruption disaster too.
Kata Kunci : petani, erupsi, diversifikasi pekerjaan