GAMBARAN EFIKASI DIRI PASIEN DENGAN HEMODIALISA DALAM MENGONTROL TEKANAN DARAH
Pradana Mardaningsih, Melyza Perdana, S.Kep., Ns., M.S; Dr. Christantie Effendy, S.Kp., M.Kes
2019 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATANLatar Belakang: Pasien penyakit ginjal kronis membutuhkan terapi pengganti ginjal berupa terapi hemodialisa untuk mempertahankan kehidupannya. Sebagian besar mortalitas pada pasien dengan hemodialisa disebabkan oleh penyakit kardiovaskular dan hipertensi merupakan faktor risiko utamanya. Hipertensi merupakan hal yang sangat umum ditemukan pada pasien dengan hemodialisa. Efikasi diri merupakan faktor yang berkontribusi terhadap perilaku perawatan diri hipertensi. Informasi terkait efikasi diri pasien dengan hemodialisa dalam mengontrol tekanan darah masih sangat terbatas. Tujuan Penelitian: Mengetahui gambaran efikasi diri pasien dengan hemodialisa dalam mengontrol tekanan darah. Metode Penelitian: Penelitian deskriptif kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Responden adalah pasien hemodialisa di Instalasi Renal Dialisis RSA UGM yang berjumlah 62 orang. Instrumen yang digunakan adalah BP Control in HD Self Efficacy Scale. Analisis yang digunakan adalah analisis data univariat dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Data penelitian terdistribusi normal sehingga data disajikan menggunakan mean dan standard deviation (SD). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan efikasi diri pasien dengan hemodialisa dalam mengontrol tekanan darah mendekati nilai maksimum, yaitu 44,37 dari nilai maksimum 55. Efikasi diri terendah dalam mengontrol tekanan darah terletak pada pembatasan kenaikan berat badan tidak lebih dari 2,5 kg dengan mean ± SD (3,48 ± 1,098), sedangkan efikasi diri tertinggi terletak pada menjalani hemodialisa sesuai jadwal dengan mean ± SD (4,81 ± 0,398). Kesimpulan: Efikasi diri pasien dengan hemodialisa dalam mengontrol tekanan darah pada penelitian ini mendekati nilai maksimum. Efikasi diri pasien yang paling rendah terdapat pada pembatasan kenaikan berat badan tidak lebih dari 2,5 kg. Sedangkan efikasi diri yang paling tinggi terdapat pada menjalani hemodialisa sesuai jadwal.
Background: Patients with chronic kidney disease need renal replacement therapy in the form of hemodialysis therapy to maintain their lives. Most mortality in patients with hemodialysis caused by cardiovascular disease and hypertension is the main risk factor. Hypertension is very common in patients with hemodialysis. Self-efficacy is a factor that contributes to the self-care behavior of hypertension. Information regarding the self-efficacy of patients with hemodialysis in controlling blood pressure is still very limited. Objectives: To determine the description of patients self-efficacy with hemodialysis in controlling blood pressure. Method: The method is a quantitative descriptive research with cross sectional design. Respondents were 62 patients with hemodialysis in Renal Dialysis Installation of RSA UGM. The instrument used is BP Control in HD Self Efficacy Scale. The analysis used is univariate data analysis in the form of a frequency distribution table. Research data are normally distributed so that data is presented using the mean and standard deviation (SD). Result: The results showed the self-efficacy of patients with hemodialysis in controlling blood pressure approached the maximum value, which was 44.37 from a maximum value of 55. The lowest self-efficacy in controlling blood pressure was in limiting weight gain not more than 2.5 kg with mean ± SD (3.48 ± 1,098), while the highest self-efficacy lies in undergoing hemodialysis according to schedule with mean ± SD (4.81 ± 0.398). Conclusion: The self-efficacy of patients with hemodialysis in controlling blood pressure in this study approached the maximum value. The lowest self-efficacy of patients was in limiting weight gain not more than 2.5 kg. While the highest self-efficacy is in undergoing hemodialysis according to schedule.
Kata Kunci : efikasi diri, hemodialisa, tekanan darah