HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK HABITAT MANGROVE DENGAN KEPADATAN MAKROBENTHOS DI RESORT BAMA, TAMAN NASIONAL BALURAN
Izzatul Abidah, Prof. Dr. Erny Poedjirahajoe, M.P.
2019 | Skripsi | S1 KEHUTANANMangrove merupakan komunitas vegetasi yang hidup pada kawasan berlumpur, di sepanjang pantai atau muara sungai yang dipengaruhi oleh pasang surut air laut. Seiring perkembangan zaman, keberadaan mangrove semakin terancam karena berbagai faktor, akan tetapi masih ada yang alami salah satunya yaitu mangrove di Taman Nasional Baluran. Hal tersebut dapat dilihat dari kondisi habitatnya yang dicirikan dengan keberadaan salah satu bioindikator, yaitu makrobenthos. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik habitat mangrove, kepadatan makrobenthos, dan hubungan antara karakteristik habitat mangrove dengan kepadatan makrobenthos di Resort Bama, Taman Nasional Baluran. Metode pengambilan data pada penelitian ini menggunakan kombinasi jalur dan petak secara tegak lurus garis pantai berdasarkan zonasi mangrove. Data yang diambil berupa kerapatan vegetasi, kualitas fisik dan kimia perairan, dan kepadatan makrobenthos. Analisis statistik yang digunakan yaitu korelasi-regresi linear berganda dengan menggunakan software Statistical Product and Service Solutions (SPSS) versi 16.0 untuk mengetahui hubungan antara karakteristik habitat mangrove dengan kepadatan makrobenthos. Berdasarkan observasi di lapangan, terdapat 15 jenis yang didominasi oleh Rhizophora apiculata pada ketiga zona dengan kerapatan tertinggi pada zona depan. Distribusi vegetasi mangrove tidak dipengaruhi zonasi karena tersebar secara acak dan merata pada ketiga zona. Kualitas fisik dan kimia perairan pada ketiga zona tidak jauh berbeda dan masih dapat diterima oleh makrobenthos. Ditemukan 41 jenis makrobenthos yang didominasi oleh Gastropoda dengan kepadatan tertinggi sebesar 10 individu/m2 pada zona depan. Karakteristik habitat mangrove pada zona depan dan belakang memiliki hubungan yang sangat kuat dan berhubungan positif terhadap kepadatan makrobenthos dengan nilai r sebesar 0,888 dan 0,858, berbeda dengan zona tengah memiliki hubungan yang kuat tetapi berhubungan negatif terhadap kepadatan makrobenthos dengan nilai r sebesar 0,616.
Mangroves are vegetation communities that live in muddy areas alongside the coast or river estuaries that are affected by tides. Nowadays, the existence of mangroves is increasingly threatened due to various factors. The mangrove in the Baluran National Park is one of the mangrove community that is still in its natural habitat. The natural condition could be identified from macrobenthos existence as one of the bio-indicators. This study aims to determine mangrove habitat characteristics, macrobenthos density, and the correlations between mangrove habitat characteristics with macrobenthos density at Bama Resort, Baluran National Park. Data collection method in this study used a combination of lines and plots perpendicular to the shoreline based on mangrove zones. The data collected were vegetation density, physical and chemical quality of water, and macrobenthos density. Statistical analysis of multiple linear regression-correlation using Statistical Product and Service Solutions (SPSS) 16.0 was used to determine the correlations between mangrove habitat characteristics with macrobenthos density. Based on field observations, there are 15 types of mangrove vegetation, dominated by Rhizophora apiculata in three zones and the front zone had the highest density. The growth of mangrove vegetation is not affected by zoning because it was scattered randomly and evenly in all three zones. There is no significant difference in physical and chemical quality of water in the three zones, the water quality is still acceptable by the macrobenthos. There are 41 types of macrobenthos, dominated by Gastropods with the highest density of 10,16 individuals/m2 in the front zone. R-value showed a strong correlation between mangrove habitat characteristics with macrobenthos density in the front and rear zone i.e. 0,888 and 0,858 respectively. Meanwhile, a lesser r value was recorded at 0,616 in the middle zone.
Kata Kunci : Mangrove, Makrobenthos, Taman Nasional Baluran/Mangrove, Macrobenthos, Baluran National Park