Pengaruh Kondisi Perekonomian Terhadap Kegiatan Merger dan Akuisisi di Indonesia
SURYA NUGRAHADI, Suad Husnan, Dr., M.B.A.,
2019 | Skripsi | S1 MANAJEMENMerger dan akuisisi (M&A) merupakan salah satu langkah strategis yang dapat dipraktekan oleh perusahaan untuk melakukan ekspansi bisnis dan meningkatkan nilai perusahaan. Sebagai salah satu langkah strategis bagi perusahaan diperlukan adanya pertimbangan dan perhitungan yang teliti sehingga praktek M&A dapat memberikan hasil yang ingin dicapai oleh perusahaan. Kegiatan M&A ditemukan membentuk pola gelombang (merger wave), mengindikasikan bahwa terdapat kondisi yang menyebabkan kegiatan M&A mengalami peningkatan maupun sebaliknya. Penelitian ini mencoba menelusuri pengaruh kondisi perekonomian terhadap kegiatan M&A di Indonesia pada periode 2000 – 2018 menggunakan ARDL-ECM untuk mengetahui hubungan jangka pendek dan kesetimbangan jangka panjang variabel-variabel yang ditelusuri. Data yang digunakan dalam penelitian berupa data kuartalan atas frekuensi transaksi M&A, PDB, IHSG, lending rate of investment loan bank komersiil, serta IHK. Hasil penelitian ini menemukan bahwa PDB, IHSG, lending rate, dan IHK berpengaruh terhadap frekuensi transaksi M&A di Indonesia pada jangka panjang namun tidak pada jangka pendek. Adapun penyimpangan jangka pendek atas perubahan kondisi perekonomian terhadap kegiatan M&A menyesuaikan kembali menuju kesetimbangan jangka panjang. Kata kunci: merger dan akuisisi, merger wave, kondisi perekonomian, time series, ARDL-ECM
Mergers and acquisitions (M&A) are one of the strategic option that can be implemented by companies to expand their business and increase company value. As one of the strategic option for a company, careful consideration and calculation are needed to ensure that M&A practices can deliver the results a company wants to achieve. M&A activities were found to form a wave pattern (merger wave), indicating that there were conditions causing M&A activities to increase or vice versa. This study attempts to explore the effect of economic conditions on M&A activities in Indonesia during 2000 – 2018 using ARDL-ECM to discover the short-term relationships and long-term equilibrium of the variables examined. The data used in the study are quarterly data on the frequency of M&A transactions, GDP, IHSG, lending rates of investment loans from commercial banks, and CPI. The results of this study found that GDP, IHSG, lending rate, and CPI affect the frequency of M&A transactions in Indonesia in the long term but not in the short term. The short-term deviation of changes in economic conditions on M&A activities adjusts toward the long-term equilibrium. Keywords: mergers and acquisitions, merger waves, economic conditions, time series, ARDL-ECM
Kata Kunci : merger dan akuisisi, merger wave, kondisi perekonomian, time series, ARDL-ECM, mergers and acquisitions, merger waves, economic conditions