PENGUJIAN KEUNGGULAN EMPAT GALUR HARAPAN TOMAT (Solanum lycopersicum L.)
YAYUK DWI RAHAYU, Dr. Rudi Hari Murti, S.P., M.P.
2019 | Skripsi | S1 PEMULIAAN TANAMANPenelitian ini bertujuan mengetahui keunggulan masing-masing galur. Percobaan dilaksanakan di Balai Pengembangan dan Promosi Agribisnis Perbenihan Hortikultura (BPPAPH) Ngipiksari, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada bulan Juni hingga November 2018. Bahan penelitian yang digunakan adalah empat galur harapan tomat G6, G9 (determinet) serta Gamato1 dan Gamato 5 (indeterminet). Empat varietas pembanding Intan, Ratna (determinet) serta Gondol Putih dan Gondol Hijau (indeterminet). Rancangan percobaan lapangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan empat blok sebagai ulangan dan terdiri atas dua set percobaan (determinate dan indeterminate). Variabel pengamatan berupa karakter kuantitatif. Data yang didapat dianalisis dengan Uji Kontras Ortogonal pada taraf nyata α%. Hasil penelitian menunjukkan galur G6 dan G9 memiliki umur panen (78,58 hst dan 82,67 hst) lebih cepat dibandingkan Intan (87,5 hst) dan Ratna (81,3 hst). Galur Gamato 1 dan Gamato 5 memiliki rerata bobot buah per butir (103,03 g dan 111,4 g) lebih berat dibandingkan Gondol Putih (58 g) dan Gondol Hijau (72,10 g). Rerata bobot buah per pohon galur Gamato 1 (1533,55 g) dan Gamato 5 (1715,36 g) lebih tinggi dari pembandingnya Gondol Putih (994,62 g) dan Gondol Hijau (1380,24 g).
The research aims to know the superiority of four tomato promising lines. The field experiment was executed at Balai Pengembangan dan Promosi Agribisnis Perbenihan Hortikultura (BPPAPH) Ngipiksari, Sleman, Yogyakarta Special Territory started from Juni to November 2018. The four tomato promising lines are G6, G9 (determinate), Gamato 1 and Gamato 5 (indeterminate). Four check-variety Intan, Ratna (determinate), Gondol Putih and Gondol Hijau (indeterminate) were used, arranged in the Randomized Completely Block Design) with four blocks as replications. The observation focused on quantitative traits. Data were collected and analyzed using Orthogonal Contrasts at α 5%. The research showed that the G6 and G9 lines had faster harvesting time (78,58 DAP and 82,67 DAP) than Intan (87,5 DAP) and Ratna (81,3 DAP). The Gamato 1 and Gamato 5 lines had fruit weight (103,03 g and 111,4 g) were heavier than Gondol Putih (58 g) and Gondol Hijau (72,10 g). The fruit weight per plant of Gamato 1 (1533,55 g) and Gamato 5 (1715,36 g) lines were higher than Gondol Putih (994,62 g) and Gondol Hijau (1380,24 g). Fruit size of tomato line Gamato 1 and Gamato 5 were bigger than those of Gondol Putih and Gondol Hijau, i.e. more than 100 gs. Keywords:
Kata Kunci : keunggulan, tomat, galur harapan, dataran tinggi/superiority, tomato, promising line, highland