Laporkan Masalah

PENYESALAN NARAPIDANA KASUS KORUPSI

Sholikhatul Ilmi, Koentjoro, Prof. Drs., MBSc., Ph.D., Psikolog

2019 | Skripsi | S1 PSIKOLOGI

Pemenjaraan menjadi salah satu cara untuk membuat koruptor merasa bersalah dan jera. Namun, studi pendahuluan menunjukkan bahwa narapidana kasus korupsi karena sistem hanya merasakan penyesalan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika penyesalan yang dialami oleh narapidana kasus korupsi karena sistem. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data didapatkan melalui wawancara semi terstruktur pada tiga narapidana kasus korupsi karena sistem, berjenis kelamin laki-laki, berusia 31 hingga 54 tahun yang bervariasi dalam masa pidana penjara, uang denda, dan jabatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyesalan yang muncul disebabkan karena pengambilan keputusan yang salah dan dianggap merugikan bagi diri narapidana. Penyesalan tersebut memberikan dampak pada perbaikan perilaku yang sama seperti yang diharapkan dari munculnya emosi rasa bersalah. Perbaikan perilaku tidak hanya berorientasi pada personal tetapi juga interpersonal.

Imprisonment is one way to make corruptors feel guilty and remorse. However, preliminary study conducted by researchers showed that corruptors caused by system only felt regret. The aim of this study was to obtain deeper understanding about regret experienced by corruptors caused by system. This study used a qualitative method with a phenomenological approach. Data was collected through semi-structured interviews with three inmates. All participants were male who age 31 to 54 years and varied in terms of imprisonment, fines, and job positions. The results showed that regret caused by wrong and harmful decision making. The regret has the effect on improving behavior as expected from the guilt. Improving behavior is not only self-oriented, but also other-oriented.

Kata Kunci : penyesalan, pengambilan keputusan, perbaikan perilaku, narapidana, korupsi karena sistem

  1. S1-2019-378368-abstract.pdf  
  2. S1-2019-378368-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-378368-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-378368-title.pdf