Analisis Fasilitas Jalur Pejalan Kaki Berdasarkan Pengamatan Visual Wilayah Selatan Kawasan Benteng Keraton Yogyakarta
ANITA INDAH P A, Nursyamsu Hidayat, ST., MT., Ph.D
2019 | Tugas Akhir | D3 TEKNIK SIPILPejalan kaki merupakan orang yang berjalan dijalur pejalan kaki, baik di pinggir jalan, trotoar, ataupun menyeberang jalan. Trotoar memiliki fungsi mempermudah berpindah tempat terutama untuk pejalan kaki disabilitas agar aman dan nyaman. Keberadaan trotoar di suatu kawasan merupakan salah satu faktor daya tarik bagi pejalan kaki. Salah satunya di kawasan Benteng Keraton Yogyakarta. Pada penelitian ini dilakukan analisa tingkat pelayanan pejalan kaki pada wilayah selatan kawasan Benteng Keraton Yogyakarta. Tingkat pelayanan pejalan kaki (pedestrian LOS) harus mampu melayani dengan baik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pedestrian LOS Visual yang ditinjau hanya dengan melihat kondisi fisik trotoar. Langkah pertama yang dilakukan ada penelitian ini adalah dengan menganalisis faktor- faktor yang berpengaruh terhadap pedestrian LOS Visual di lapangan. Faktor- faktor tersebut memiliki bobot masing- masing dan nantinya setelah diakumulasi didapatkan kategori tingkat pelayanan pejalan kaki. Hasil penelitian ini didapatkan kesimpulan bahwa dari 17 jalan yang ditinjau pada wilayah selatan kawasan Benteng Keraton Yogyakrata ditemukan 1 jalan dengan kategori B (nyaman), 4 jalan kategori C (diterima), 2 jalan kategori D (tidak nyaman) dan sisanya tidak terdapat trotoar.
Pedestrians are people who walk on pedestrian paths, either on roadsides, sidewalks, or across the road. Sidewalks function's is to make easier to move places, especially for pedestrians with disabilities to be safe and comfortable. The existence of sidewalks in an area is one of the factors of attraction for pedestrians. One of them is in Benteng Keraton Yogyakarta. In study, an analysis of the level of pedestrians service in the southern area of the Benteng Keraton Yogyakarta. The level of pedestrian service (LOS pedestrians) must be able to serve well. Method of this study is Visual LOS pedestrian method, this method only looking of the physical condition of the sidewalk. The first step is analyze the factors that influence the LOS Visual pedestrian. These factors have a different value of each other. After that, all of these factor will be accumulated to know the category of pedestrian service level. The results of this study concluded that of the 17 roads reviewed in the southern region of the Benteng Keraton Yogyakarta area, there were found 1 roads with category B (comfortable), 4 categories C (accepted), 2 D- category roads (uncomfortable) and the rest with no sidewalks.
Kata Kunci : pejalan kaki, trotoar, pengamatan visual