KARAKTERISTIK SIFAT KIMIA TANAH DI BAWAH TEGAKAN AKASIA, JATI, DAN PINUS DI DESA GIRIREJO, IMOGIRI, BANTUL
MITASARI TRIANA, Dr. Ir. Sri Nuryani Hidayah Utami, M.P., M.Sc; Prof. Dr. Ir. Azwar Maas, M. Sc.
2019 | Skripsi | S1 ILMU TANAHVegetasi dan ketinggian tempat termasuk faktor pembentuk tanah. Perbedaan vegetasi dan juga ketinggian tempat dapat mempengaruhi sifat tanah yang terbentuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakterisasi sifat kimia tanah dibawah tegakan yang berbeda pada berbagai ketinggian di Desa Girirejo, Imogiri, Bantul. Pengambilan sampel dilakukan dengan pembukaan minipit. Pengamatan minipit yang dilakukan meliputi kedalaman jeluk, lapisan, sebaran perakaran, warna tanah, struktur, konsistensi, dan tekstur tanah. Sifat kimia tanah yang diuji meliputi pH H2O dan pH KCl, kapasitas pertukaran kation, C-organik, Nitrogen total, fosfor tersedia, kalium tersedia, serta analisis tekstur. Tegakan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu akasia, jati, dan pinus. Tanah di bawah tegakan akasia memiliki kandungan C-organik, nitrogen total, fosfor tersedia, dan kalium tersedia tertinggi. Tanah di bawah tegakan jati memiliki nilai pH KCl tertinggi. Tempat pada daerah yang lebih tinggi memiliki C-organik, nitrogen total, dan kalium tersedia yang lebih tinggi dibandingkan dengan daerah yang rendah, namun memiliki pH KCl dan kandungan fosfor tersedia yang lebih rendah.
Vegetation and altitude are include on soil forming factors. The difference between vegetation and altitude can affect the nature of the soil formed. This research aimed to know the characterization of the chemical properties of soil under different vegetation at various heights in Girirejo, Imogiri, Bantul. Sampling were done with the opening of the mini pit. Minipit observations performed include depth, layer, distribution of roots, the colour of soil, structure, consistency, and texture of soil. Chemical properties of the soil tested included pH H2O and pH KCl, cation exchange capacity, organic carbon, total nitrogen, available phosphorus, available potassium, and texture analysis. The vegetation that used in this research were acacia, teak and pine. Soil under acacia vegetation has the highest organic carbon, total nitrogen, available phosphorus, and available potassium. Soil under teak vegetation has the highest a pH KCl. Places in the higher regions has organic carbon, total Nitrogen, and available potassium are higher than low areas, but has a lower pH KCl and available phosphorus content.
Kata Kunci : ketinggian tempat, sifat kimia tanah, vegetasi