The Effect of Foreign Ownership in Mergers and Acquisitions Activities on Companies' Foreign Business Activities
M RAYYAN FAHMI, I Wayan Nuka Lantara, M.Si., Ph.D.
2019 | Skripsi | S1 MANAJEMENPenelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh kepimilikan asing terhadap penjualan keluar negeri (ekspor) dan utang luar negeri dari suatu perusahaan yang pernah terlibat pada kegiatan merger dan akuisisi. Penelitian ini menggunakan analisis data panel dengan sampel dari perusahaan terbuka yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2012-2015. Penjualan luar negeri (ekspor) dan utang luar negeri dianalisis dengan menggunakan beberapa proxy. Proxy tersebut terbagi dalam beberapa bagian, yang terdiri atas analisis seluruh kepimilikan asing tanpa melihat tingkat kepimilikannya. Kedua dengan menganalisis data dengan kepimilikan asing yang rendah (didefinisikan dengan kepimilikan asing dibawah rata-rata dari sub-periode). Ketiga dengan menganalisis data dengan kepimilikan asing yang tinggi (didefinisikan dengan kepimilikan asing yang diatas rata-rata dari sub-periode). Setiap proxy tersebut juga akan dibagi lagi menjadi dua analisis yang menggunakan dua susunan variabel kontrol yang berbeda. Hal ini dilakukan untuk mencegah Multicollinearity. Analisis data dari penelitian ini menggunakan Generalized Least Square (GLS), dan menunjukkan hasil yang bervariasi. Secara umum, telah ditemukan hubungan negatif antara kepimilikan asing dengan penjualan luar negeri (ekspor), meskipun temuan ini berlawanan dengan dua proxy lainnya. Dari analisis utang luar negeri, hasil dari statistik yang signifikan menemukan bahwa ada hubungan positif antara jumlah kepemilikan asing dengan jumlah utang yang diajukan dari institusi luar negeri.
This research examines the impact of foreign ownership towards the foreign sales and foreign debts in companies engaged in Mergers and Acquisitions (M&A) using panel data of listed companies on Indonesia Stock Exchange during the period of 2012-2015. Both Foreign Sales and Foreign Ownership were proxied by companies' foreign ownership average, divided into the general/all ownership regardless of the data be above or below the sub-period average, the low ownerships (below average) and high ownership (above average). The said proxies were also divided into two analyses based on two sets of control variables. This was done to prevent Multicollinearity. Generalized Least Squares (GLS) analysis resulted varied results for the analysis on the variables relationships. Generally, there has been a negative relationship between foreign ownership and foreign sales although the rest of two proxies resulted in an opposite way. While on the foreign debts, significantly, unlike the rest two proxies, the General proxy indicated that there has been a positive relationship between foreign ownership and debt issuance from foreign institutions.
Kata Kunci : foreign ownership, foreign sales, foreign debts, mergers and acquisitions, Multicollinearity, Generalized Least Squares.