PROSEDUR IMPOR ANJING DI BALAI BESAR KARANTINA PERTANIAN (BBKP) SOEKARNO-HATTA PERIODE NOVEMBER 2018 SAMPAI FEBRUARI 2019
PRAHARA ENGLAN KARTA, drh. Risa Umammi, M.Sc
2019 | Tugas Akhir | D3 KESEHATAN HEWANAnjing merupakan salah satu jenis media pembawa yang banyak dilakukan pengiriman impor ke wilayah negara Republik Indonesia. Hal ini sesuai dengan ketentuan dan syarat yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Tujuan dari penulisan dari tugas akhir ini untuk mengetahui ketentuan, syarat, prosedur dan jumlah impor anjing ke wilayah negara Republik Indonesia di Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Soekrano-Hatta. Materi yang digunakan dalam penulisan tugas akhir ini adalah Praktek Kerja Lapangan (PKL) yang dilakukan di BBKP Soekarno-Hatta pada tanggal 04-15 Februari 2019. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu pengamatan, dokumentasi, dan mengikuti kegiatan secara langsung. Prosedur yang dilakukan yaitu dengan pemeriksaan, pengasingan, pengamatan, dan perlakuan seperti pemeriksaan klinis, pengambilan sampel darah, dan uji laboratorium ELISA rabies. Jumlah impor anjing pada periode tersebut adalah 264 pemasukan (November 2018 sebanyak 56 ekor, Desember 2018 sebanyak 86 ekor, Januari 2019 sebanyak 62 ekor, dan Feburari 2019 sebanyak 60 ekor). Pelanggaran dokumen dari pengguna jasa tidak ditemukan oleh Petugas Karantina dalam impor anjing, namun ada beberapa ekor anjing yang harus dilakukan Re-vaksin karena titer antibodi pada anjing tersebut tidak protektif. Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Soekarno-Hatta dalam memberikan pelayanan kepada pengguna jasa telah memenuhi persyaratan.
Dog is a kind of territory carrier material that widely import to Indonesia. The purpose of this final project is knowing the terms, conditions, procedures and the amount of dog imports on Indonesian territory at the Soekarno-Hatta Agricultural Quarantine Center (BBKP Soekarno-Hatta). The material that used in this final project was the professional training (PKL) organized at BBKP Soekarno-Hatta on February, 4th – 15th 2019. The method that used for data collection are observation of the documentation and participate in activities directly. The project procedure used examination, exile, observation, and treatment such as clinical examinations, blood sampling, and ELISA Rabies laboratory tests. The amount of dog imports during this period was 264 receipts (in November 2018 there were 56 dogs, in December 2018 there were 86 dogs, in January 2019 there were 62 dogs, and in February 2019 there were 60 dogs). Quarantine Officers did not find any documents violations by users of the services when imported dogs, only some dogs h been vaccinated again. Seokarno-Hatta Agricultural Quarantine Center (BBKP Soekarno-Hatta) in providing services to service users has met the requirements.
Kata Kunci : Tindakan Karantina, impor, anjing / Quarantine measure, import, dog