PERAN PEMUDA DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA GUNA MEWUJUDKAN KETAHANAN BUDAYA (Studi di Desa Ledokombo dan Desa Sumber Salak, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, Jawa Timur
AFIF RIZQON HAQQI, Dr. Muhammad, ST., MT.; Prof. Kodiran, MA.
2019 | Tesis | MAGISTER KETAHANAN NASIONALPenelitian ini merupakan studi tentang peran pemuda dalam pengembangan desa wisata di Kecamatan Ledokombo sebagai upaya mewujudkan ketahanan budaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran pemuda dalam pengembangan desa wisata di Kecamatan Ledokombo, apa saja kendala dan kontribusi yang dihasilkan dari peran yang dilakukan ole pemuda tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui: wawancara kepada pemuda Kecamatan Ledokombo, pengurus komunitas di kecamatan, juga pemerintah kecamatan Ledokombo. Selain itu dilakukan pula obserasi lapangan maupun studi kepustakaan untuk penunjang penelitian ini. Teknik Analisis data dilakukan dengan tahapan sebagai berikut: memilah data menurut jenisnya dan membaca keseluruhan data, melakukan reduksi data dengan cara membuat tema dan kategori-kategori, selanjutnya melakukan penyajian data berupa narasi dan gambaran dari tema dan kategori yang telah dibuat, dan terakhir melakukan interpretasi data untuk menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa di dalam pengembangan desa wisata di Kecamatan Ledokombo, pemuda memiliki peran yang signifikan. Peran tersebut berupa pemrakarsa kegiatan, pelaksana kegiatan sekaligus edukator dalam upaya-upaya pengembangan desa wisata. Para pemuda juga menemukan potensi-potensi yang dimiliki oleh kecamatan ledokombo, baik potensi wisata alam maupun wisata budaya yang telah mengakar di kecamatan Ledokombo. Kontribusi dari peran pemuda tersebut berdampak pula kepada kesejahteraan masyarakat sekitar, seperti terselenggaranya kegiatan-kegiatan industri kreatif di rumah-rumah masyarakat sekitar sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat. Kontribusi tersebut juga berdampak kepada upaya pelestarian budaya-budaya setempat, baik yang bersifat kesenian, tari-tarian maupun kuliner kecamatan setempat. Kata kunci : peran pemuda, pengembangan desa wisata, ketahanan budaya, kontribusi
This research is a study of the role of youth in the development of tourism village in Ledokombo District as an effort to realize cultural resilience. This research aims to find out how the role of youth in the development of tourism village in Ledokombo Subdistrict, what are the obstacles and contributions that is taken from the role committed by the youth. This study uses a qualitative descriptive method with data collection technique through: interview with local sub-district youth, community administrators in sub-district, as well as local sub-district government. In addition, field observation and literature study were also conducted to support this research. Data analysis technique is carried out with the following stages: sorting data by type and reading the entire data, reducing data by creating themes and categories, then presenting data in the form of narratives and descriptions of themes and categories that have been made, and finally interpreting data to draw conclusion. The result of this study concluded that in the development of tourist village in Ledokombo sub-district, youth had a significant role. The role is in the form of activity initiator, implementer of activity as well as educator in effort to develop tourism village. The youth also discovered the potentials of the Ledokombo sub-district, both the potential of natural and cultural tourism that had been in the local sub-district for a long time. The contribution of the role of the youth also has an impact on the welfare of the surrounding community, such as the implementation of creative industrial activities in the homes of surrounding communities as a form of community empowerment. The contribution also has an impact on the preservation of local cultures, both in the forms of arts, dances and culinary local district. Keywords: the role of youth, the development of tourism village, cultural resilience contribution.
Kata Kunci : peran pemuda, pengembangan desa wisata, ketahanan budaya, kontribusi / the role of youth, the development of tourism village, cultural resilience, contribution