EVALUASI KUALITAS LINGKUNGAN PERMUKIMAN SEKITAR KAMPUS UNIVERSITAS GADJAH MADA DAN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
NAJMA ILIYYA ZAMZAMY, Ir. Agam Marsoyo, M.Sc. Ph.D.
2019 | Skripsi | S1 PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTAUniversitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) merupakan pusat pertumbuhan yang menyebabkan perkembangan kawasan sekitarnya. Perkembangan kawasan di sekitar kedua kampus tersebut berupa munculnya fungsi-fungsi bangunan lain selain permukiman semisal kos, penginapan sementara (homestay) dan perdagangan. Perkembangan yang terjadi tidak dapat dipungkiri menyebabkan masalah pada lingkungan permukiman. Permasalahan yang ada dikarenakan luas lahan yang tetap namun kebutuhan lahan meningkat, hal tersebut berakibat pada memburuknya kualitas lingkungan permukiman. Permasalah memburuknya kualitas lingkungan menyebabkan kualitas air buruk serta kawasan yang mempunyai kerentanan terhadap permasalahan sanitasi. Namun, hingga saat ini belum diketahui dengan pasti kualitas lingkungan permukiman di sekitar Kampus UGM dan UNY sehingga membutuhkan evaluasi kualitas lingkungan permukiman. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi kualitas lingkungan permukiman di sekitar kampus UGM dan UNY. Penelitian ini menggunakan metode deduktif kuantitatif dan kualitatif dengan model penjelasan deskriptif. Penelitian ini berfokus pada evaluasi kualitas lingkungan permukiman di sekitar kampus UGM dan UNY yang berlokasi di Padukuhan Karangmalang, Desa Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman. Dalam melakukan penelitian, penulis meneliti dengan satuan amatan blok perumahan untuk mendapatkan data yang terperinci. Pengambilan data yang digunakan untuk penelitian berupa observasi lapangan yang didukung oleh kuesioner, wawancara dan pengambilan data sekunder. Dalam menganalisis hasil evaluasi, peneliti menggunakan 11 variabel yang didapatkan dari deduksi teori dan literatur yang telah ada sebelumnya. Sebelas variabel tersebut diturunkan menjadi sub variabel agar lebih mudah diimplementasikan di lapangan. Proses evaluasi dilakukan dengan cara membandingkan hasil observasi lapangan dengan indikator pada masing-masing sub variabel. Hasil evaluasi kualitas lingkungan permukiman di sekitar Kampus UGM dan UNY memiliki hasil baik. Namun, terdapat 4 sub variabel yang mempunyai kualitas buruk. Keempat sub variabel tersebut adalah Koefisien Dasar Bangunan (KDB), rasio ketersediaan jalan, jarak resapan septic tank dengan sumur air bersih dan ketersediaan sarana pendidikan pada tingkat SD. Hal tersebut menunjukkan bahwa perkembangan kawasan pada sekitar pusat pertumbuhan tidak menghasilkan kualitas permukiman yang buruk secara keseluruhan, tetapi hanya pada variabel tertentu.
Gadjah Mada University (UGM) and Yogyakarta State University (UNY) are centers of growth that have led to the development of the surrounding area. The development of the area around the two campuses is the emergence of other building functions in addition to settlements such as boarding houses, homestays and commercial building. The development that occurs cannot be denied to cause problems in the settlement environment. The problems that exist are due to the fixed land area but the need for land increases, this results in the deterioration of the settlement environment quality. Problems with deteriorating environmental quality cause poor water quality and areas that have vulnerability to sanitation problems. However, until now the quality of the neighborhoods around the UGM and UNY campuses has not been known, so that requires an evaluation of the quality of the neighborhood. Therefore the purpose of this study is to evaluate the settlement environment quality around the UGM and UNY campuses. This research used deductive quantitative and qualitative methods with descriptive explanatory models. This study focused on evaluating the quality of residential environments around the UGM and UNY campuses located in Padukuhan Karangmalang, Caturtunggal Village, Depok District, Sleman Regency. In conducting the research, the authors examined the housing block observation unit to obtain detailed data. Retrieval of data was used for research in the form of field observations supported by questionnaires, interviews and secondary data retrieval. In analyzing the results of the evaluation, researchers used 11 variables obtained from the deduction of existing theories and literature. The eleven variables were reduced to sub-variable, so that they were easier to implement in the field. The evaluation process is done by comparing the results of field observations with indicators on each sub-variable. The results of the evaluation of the quality of the residential environment around the UGM and UNY campuses have had good results. However, there are 4 sub-variables that have poor quality. The four sub-variables are Coverage Bulding Ratio (CBR), road availability ratio, septic tank infiltration distance with clean water wells and the availability of educational facilities at the elementary level. This condition showd that the development of the area around the center of growth does not result in poor quality completely, but only in certain variables.
Kata Kunci : Evaluasi, Kualitas Lingkungan Permukiman, Universitas Gadjah Mada , Universitas Negeri Yogyakarta