Laporkan Masalah

PENGARUH INOKULASI MIKORISA (MVA), FRANKIA DAN BAHAN ORGANIK OST TERHADAP PERTUMBUHAN SEMAI CEMARA LAUT (Casuarina equisetifolia Linn.)

MOH AGUS WIDODO, Prof. Dr. Ir. Suhardi, M. Sc., Ir. Cahyono Agus D. K., M. Agr.

1999 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Cemara laut (Casuarina equisetifolia Linn.) merupakan spesies eksotik yang sukses digunakan di luar sebaran alaminya dan bersifat multi guna antara lain sebagai penahan angin (wind breaker), penghasil kayu bakar, meningkatkan kestabilan agregasi pasir dan konservasi tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan inokulasi mikorisa (MVA), inokulasi Frankia dan pemberian bahan organik OST terhadap pertumbuhan semai cemara laut. Penelitian ini dilaksanakan di Fakultas Kehutanan, Fakultas Geografi dan Fakultas Kedokteran, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta selama 11 bulan. Penelitian menggunakan rancangan faktorial berblok acak lengkap (Randomized Complete Block Design) dengan 3 faktor. Faktor 1 adalah inokulasi Mikorisa Vesicular Arbuscular (MVA) yang terdiri dari 3 level yaitu (1) tanpa inokulasi MVA (2) inokulasi MVA isolat 100 (3) inokulasi MVA isolat 70. Faktor 2 adalah inokulasi Frankia yang terdiri dari 2 level yaitu (1) tanpa inokulasi Frankia (2) inokulasi Frankia 4 ml. Faktor 3 adalah pemberian bahan organik OST yang terdiri dari 2 level yaitu (1) tanpa pemberian bahan organik OST (2) pemberian bahan organik OST 10 gr. Masing-masing perlakuan diulang 7 kali (sebagai blok) sehingga jumlah tanaman uji dalam penelitian ini adalah 84 tanaman uji (semai). Pasir dari pantai Samas seberat 1,7 kg/kantong plastik digunakan sebagai media tanam. Parameter yang diamati pada penelitian ini adalah pertumbuhan tinggi semai, pertumbuhan diameter semai, jumlah bintil akar Frankia dan prosen infeksi MVA. Hasil pengamatan dianalisis dengan analisis sidik ragam (ANOVA) dan untuk mengetahui pengaruh rata-rata perlakuan digunakan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Perlakuan terbaik pada penelitian ini dicapai oleh perlakuan interaksi MVA isolat 100-Frankia (ViFiBo) untuk pertumbuhan tinggi semai yaitu setinggi 58,04 cm (1,6 x kontrol) dan prosen infeksi MVA sebesar 0,94 (7,83 x kontrol). Perlakuan interaksi MVA isolat 70-Frankia (V2FIB0) merupakan perlakuan terbaik untuk pertumbuhan diameter semai sebesar 3,71 mm (1,6 x kontrol) dan jumlah bintil akar Frankia sebanyak 313 buah (75,6 x kontrol).

Cemara laut ((Casuarina equisetifolia Linn.) is an exotic species which known as multi function species such as windbreaker, fuelwood, stabilizing sand aggregation and land conservation but it is least studying about this species. The objective of this research is to know the effect of mycorrhiza (VAM), Frankia and OST organic matter to the growth of cemara laut seedling. This research was conducted in several places namely Faculty of Forestry GMU, Faculty of Geography GMU and Faculty of Medical GMU and was done during 11 months. Randomized Complete Block Design (RCBD) was used to this research with three treatments. First treatment was inoculation of Vesicular Arbuscular Mycorrhiza (VAM) that consist of three levels as (1) without inoculation of VAM denoted by Vo (2) inoculation of VAM isolate 100 denoted by Vi and (3) inoculation of VAM isolate 70 denoted by V2. Second treatment was inoculation of Frankia that consist of two levels as (1) without Frankia inoculation denoted by F0 (2) inoculation of Frankia of 4 ml solution denoted by Fi. Third treatment was OST organic matter that consist of two levels as (1) without OST organic matter denoted by B0 and (2) with OST organic matter of 10 gr denoted by Bi. Each treatment both single or interaction was replicated by 7 times (as blocking), so this research using 84 seedlings as unit experiment. Sandy soil which 1,7 kg/plastic bag weight from Samas beach was used as medium. Height and diameter growth, sum of Frankia root nodule and percentage of infection of VAM were measured as parameters. Data was analyzed by analysis of variance (ANOVA) and Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). This research concluded that optimum result can be reached by interaction of VAM isolate 100-Frankia (ViFiB0) by 58.04 cm (1.6 x control) on height growth and by 0.94 (7.83 x control) on percentage of VAM infection. Interaction of VAM isolate 70-Frankia (V2FiB0) as the optimum result by 3.71 mm (1.6 x control) on diameter growth and by 313 (75.6 x control) on sum of Frankia root nodule.

Kata Kunci : cemara laut, MVA, Frankia, bahan organik OST

  1. S1-FKT-1999-90373-abstract.pdf  
  2. S1-FKT-1999-90373-bibliography.pdf  
  3. S1-FKT-1999-90373-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FKT-1999-90373-title.pdf