Laporkan Masalah

PENGARUH PENUNGGALAN DALAM 3 VARIASI JARAK TANAM PADA TANAMAN Acacia mangium WILLD UMUR 26 BULAN

WAHYU WARDANA, Dr. Ir. Moh. Na'iem, M.Agr.

1998 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penunggalan dan jarak tanam serta interaksi kedua perlakuan tersebut pada tanaman Acacia mangium Willd umur 26 bulan. Pengamatan dilakukan di petak uji stand 02 Compartment 042 Resort Rasau Kuning, PT. Arara Abadi Riau. Penanaman uji menggunakan rancangan split plot dengan 5 ulangan. Penunggalan digunakan sebagai plot pokok (main plot). Sedangkan sebagai sub plot digunakan 3 tingkat jarak tanam yaitu 2x2,5 m; 2,5x3 m, dan 2,5x3,5 m. Luas tiap plot 900 m2 sehingga luas totalnya 2,6 ha. Parameter untuk pengambilan data digunakan tinggi pohon total, diameter pohon (dbh), jumlah batang, skoring bentuk batang dan Prosentase kemunculan tanda penyakit. Prosentase hidup dalam uji ini 77,27 %. Dari hasil analisis varian terdapat perbedaan yang nyata antara diameter pohon singlestem dan multistem dengan diameter pohon singlestem lebih besar, dan semakin lebar jarak tanam diameter semakin besar. Tinggi pohon singlestem lebih tinggi dibanding pohon multistem dengan perbedaan yang nyata. Hal ini tidak terjadi pada variasi jarak tanam. Volume total berbeda nyata antar subplot. Tetapi tidak berbeda nyata antara plot pokok. Hasil skoring bentuk batang belum menunjukkan adanya perbedaan yang nyata. Tetapi pohon singlestem memiliki kecenderungan lebih baik. Prosentase kemunculan tanda penyakit tidak menunjukkan perbedaan yang nyata pada semua perlakuan yang diuji. Secara umum terdapat interaksi yang positif antara perlakuan penunggalan dan jarak tanam, yaitu semakin lebar jarak tanam dengan perlakuan penunggalan memberikan pengaruh yang lebih baik.

Kata Kunci : penunggalan, jarak tanam

  1. S1-FKT-1998-90395-abstract.pdf  
  2. S1-FKT-1998-90395-bibliography.pdf  
  3. S1-FKT-1998-90395-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FKT-1998-90395-title.pdf