Laporkan Masalah

Skabies pada Kucing di Klinik Hewan Kayu Manis dan Penularan Skabies pada Manusia di Yogyakarta

DIAN WIGATI YUSTIN, drh. M. Th. Khrisdiana Putri, M.P., Ph.D.

2019 | Tugas Akhir | D3 KESEHATAN HEWAN

Skabies merupakan salah satu penyakit zoonosis yang secara alamiah ditularkan antara hewan vertebrata dan manusia. Skabies berarti gatal pada kulit sehingga timbul rasa ingin menggaruk dan membentuk lesi kulit yang diakibatkan oleh aktivitas tungau dari famili Sarcoptidae. Penyakit skabies paling tinggi terjadi di negara-negara tropis yang merupakan negara endemik penyakit skabies. Tujuan penulisan Tugas Akhir ini adalah untuk mengetahui faktor faktor yang berhubungan dengan kejadian skabies pada kucing di Klinik Hewan Kayu Manis serta kemungkinan penularan terhadap manusia di Yogyakarta. Kejadian skabies pada kucing di Klinik Hewan Kayu Manis teridentifikasi sejumlah 211 kasus sepanjang tahun 2017 hingga 2018. Kejadian skabies pada kucing di Klinik Hewan Kayu Manis banyak terjadi pada kucing berwarna rambut gelap dan berusia di atas 6 bulan. Kejadian skabies juga dapat bersamaan dengan penyakit seperti pediculosis, otitis dan dermatophytosis. Hasil wawancara dengan responden penderita skabies dapat disimpulkan bahwa penularan skabies pada manusia dapat terjadi melalui kontak langsung maupun kontak tidak langsung. Hasil yang diperoleh dalam Tugas Akhir ini diharapkan dapat digunakan sebagai data awal mengenai faktor faktor pendukung kejadian skabies pada kucing dan mencari kemungkinan alur penularan penyakit skabies kepada manusia. Guna menekan terjadinya penularan skabies diperlukan kesadaran manusia sebagai individu dan pemilik hewan untuk meningkatkan kualitas personal hygiene dan kebersihan lingkungan.

Scabies is a zoonotic disease transmitted between vertebrate animals and humans. Scabies means itching of the skin, cause feeling of scratching and form skin lesions caused by the activity of Sarcoptidae mites family. The highest scabies event occurs in tropical countries which are endemic area. The purpose of this final project is to understand factors related to the incidence of scabies in cats and the transmission to human. The incidence of scabies in cats at the Kayu Manis Animal Clinic from 2017 until 2018 were 211 cases. Higher number of incidences in cat was found in cats with darker color and over 6 months of age. The incidence of scabies also in conjunction with other diseases such as pediculosis, otitis and dermatophytosis. Furthermore, human scabies occurred by both direct contact and indirect contact with scabietic animal. The results obtained can be used as preliminary data on supporting factors of scabies in cats and also the possibility of scabies transmission to humans. In order to reduce the incidence of scabies, self-awareness is needed to improve the quality of individual (human and animal) also environment hygiene.

Kata Kunci : zoonosis, skabies, kucing, Sarcoptes scabiei / zoonotic, scabies, cat, Sarcoptes scabiei

  1. D3-2019-396388-abstract.pdf  
  2. D3-2019-396388-bibliography.pdf  
  3. D3-2019-396388-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2019-396388-title.pdf