Laporkan Masalah

Pengaruh Penambahan Bakteri Lactobacillus plantarum-pentosus T14 dan Lactobacillus plantarum-pentosus T35 serta Konsentrasi Sukrosa terhadap Karakteristik Kimiawi, Mikrobiologis dan Sensoris Susu Kambing Fermentasi

Gita Fitria Rachmawati, Prof. Dr. Ir. Endang Sutriswati Rahayu, M.S; Siti Dewi Indrasari, MPS

2019 | Skripsi | S1 TEKNOLOGI PANGAN DAN HASIL PERTANIAN

Susu kambing memiliki potensi untuk diolah menjadi susu kambing fermentasi. Dengan menggunakan bakteri asam laktat L.plantarum-pentosus T14 dan L. plantarum-pentosus T35 serta penambahan variasi konsentrasi sukrosa (0%, 2,5% dan 5%), akan dianalisis pengaruhnya terhadap karakteristik kimiawi, mikrobiologis dan sensoris dari susu kambing fermentasi. Fermentasi susu kambing ini dilakukan dengan menginokulasikan 1% (v/v) kultur starter L.plantarum-pentosus T14 dan L. plantarum-pentosus T35 ke dalam wadah berisi susu kambing yang telah diberi tambahan sukrosa dengan berbagai variasi. Inkubasi dalam suhu 37°C selama 16 jam. Jumlah sel, % asam tertitrasi dan pH dalam susu kambing fermentasi dianalisis di awal dan akhir fermentasi, analisis kandungan kimia yang terdiri dari analisis kandungan abu, padatan total dan padatan susu tanpa lemak, lemak, protein dan uji sensoris tingkat kesukaan panelis terhadap sampel susu kambing fermentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa L.plantarum-pentosus T14 dan L. plantarum-pentosus T35 dalam susu kambing fermentasi dengan variasi sukrosa tidak mengalami pertumbuhan secara signifikan dan mampu memproduksi asam selama fermentasi. Penambahan dua strain bakteri dan variasi konsentrasi sukrosa mempengaruhi hasil kimia yang terdiri dari kadar abu, kadar padatan total dan padatan susu tanpa lemak, kadar lemak dan kadar protein namun tidak mempengaruhi tingkat kesukaan panelis terhadap susu kambing fermentasi.

Goat milk has the potential to be processed into fermented goat milk. By using lactic acid bacteria Lactobacillus plantarum-pentosus T14 dan Lactobacillus plantarum-pentosus T35 and the addition of variations sucrose concentration (0%, 2.5% and 5%) will be analyzed the effect of fermented goat milk. The fermentation of goat's milk was done by inoculating 1% (v/v) starter culture of Lactobacillus plantarum-pentosus T14 dan Lactobacillus plantarum-pentosus T35 into container containing goat's milk which have been given additional various of sucrose. Incubate at 37°C for 16 hours. Cell count, % titrated acid and pH in fermented goat milk were analyzed at the beginning and end of fermentation, analysis of chemical content consisting od analysis of ash content, total solid and solid non fat content, fat content, protein content and sensory test of panelist preferences on fermented goat milk sampels. The results showed that Lactobacillus plantarum-pentosus T14 dan Lactobacillus plantarum-pentosus T35 in fermented goat milk with variations in sucrose not significantly increased their growth and acid production during fermentation. Difference in bacterial strains and concentration of sucrose affected the chemical result consisting of ash content, total solid and solid non fat content, fat content, protein content but not affect the level of preference of panelists for fermented goat milk.

Kata Kunci : Susu kambing fermentasi, bakteri asam laktat, konsentrasi sukrosa / Fermented goat milk, lactic acid bacteria, sucrose addition

  1. S1-2019-379265-abstract.pdf  
  2. S1-2019-379265-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-379265-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-379265-title.pdf