MODEL PENAKSIRAN DIAMETER DAN TINGGI TEGAKAN Pinus merkusii Jungh et de Vries DI KESATUAN PEMANGKUAN HUTAN LAWU DS
Wahyu Nurhidayat, Dr. Ir. Setyono Sastrosoemarto
1999 | Skripsi | S1 KEHUTANANPinus merkusii Jungh et de Vries termasuk salah satu jenis yang diusulkan untuk dikembangkan dalam Hutan Tanaman Industri. Studi tentang penaksiran diameter dan tinggi tegakan Pinus merkusii bertujuan untuk mendapatkan model yang menghubungkan diameter dan tinggi dengan variabel-variabel yang diduga mempengaruhinya, antara lain umur dan bonita. Data dikumpulkan dari tegakan Pinus merkusii umur 5 tahun hingga 35 tahun. Model yang dipilih model nonlinear yang bentuk dasarnya In R = BQ + bj_(l/U)K serta R = BQ + bj (ln U ^k (dengan R adalah diameter atau tinggi, U adalah umur dan k adalah tetapan). Data dianalisis dengan analisis varian regresi menggunakan metode kuadrat terkecil kemudian dilakukan uji simpangan model. Nilai tetapan k dihitung dengan cara iterasi. Nilai k yang dipilih adalah yang menghasilkan Jumlah Kuadrat Simpangan paling kecil. Pemilihan model didasarkan pada nilai Simpangan Agregatif dan Rataan Persentase Simpangan yang lebih kecil. Dari hasil analisis diperoleh model terpilih untuk tiap bonita yang diamati sebagai berikut: T= -2.771 + 2.477(In U)^ 2.05 (bonita 2) T= 0.123 + 1.743 (In U)^ 2.37 (bonita 3) T = -5.632 + 5.164(In U)^ 1.60 (bonita 4) D = -14.844 + 9.974(In U)^ 1.35 (bonita 2) D = -5.192 + 5.182(In U )^ 1.80 (bonita 3) D = -6.876 + 6.827(In U)^ 1.65 (bonita 4) Simpangan Agregatif dari model tersebut berkisar antara -0.394% dan 0.564% serta Rataan Persentase Simpangan berkisar antara 1.571% dan 3.138%.
Kata Kunci : Pinus merkusii, model nonlinear, simpangan model, Simpangan Agregatif, Rataan Persentase Simpangan