Laporkan Masalah

KEGIATAN EKONOMI NON-PERTANIAN MASYARAKAT DI PESISIR URUTSEWU (1960-AN-1980-AN)

SAFRIN APRIYADI, Baha’Uddin S.S., M. Hum.

2019 | Skripsi | S1 SEJARAH

Penelitian ini akan membahas tentang kegiatan ekonomi non-pertanian di wilayah Urutsewu Kebumen pada periode 1960an sampai 1980an. Wilayah Urutsewu yang dipandang sebagai wilayah yang miskin, tingkat kriminalitas yang tinggi pada periode 1960an. Di wilayah ini kegiatan ekonomi non-pertanian seperti membuat Gula merah, emping melinjo, sate Ambal, kerajinan serta pengelolaan objek wisata pantai cukup banyak ditemui. Serta mencari tahu perubahan sosial-ekonomi masyarakat dengan adanya kegiatan ekonomi non-pertanian ini. Dengan menggunakan metode sejarah, penelitian ini bertujuan untuk memaparkan bagaimana kegiatan ekonomi ini hadir serta eksistensi dan hubungannya dengan dinamika sosial-ekonomi masyarakat Urutsewu. Pengambilan sumber yang kebanyakan menggunakan wawancara terhadap pelaku usaha rumahan ini, serta dikuatkan dengan menggunakan data-data tertulis berupa arsip daerah Kebumen, buku-buku, dan jurnal. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa kegiatan ekonomi non-pertanian dalam rangka peningkatan taraf kehidupan masyarakat memberikan pengaruh pada kehidupan sosial masyarakat. Tingkat pendidikan dan ekonomi yang meningkat memberikan perubahan di pada pola kehidupannya, yang pada tahun 60an-80an banyak melakukan kriminalitas untuk mendapatkan uang sekarang semakin berkurang. Perubahan stigma masyarakat luar kepada Urutsewu yang dulu dicap sebagai wilayah yang cukup rawan dengan keamanannya perlahan pudar.

This research focuses on non-agricultural economic activities in the Urutsewu Kebumen region during of 1960s and 1980s. Urutsewu region was known as a poor area, with a high crime rate in the 1960s. In these area, non-agricultural economc activities such as brown sugar manufacture , melinjo, satay Ambal, handycraft industry and beach management was pretty common. As well as finding out socio-economic changes in this society as the result of non-agricultural economic activities. By employing a historical method , this research aims to narrate how these economic activities are present and the relationship with the socio-economic dynamics of the Urutsewu society. Source retrieval mostly using an interview to this economic subject, and strengthened by using Kebumen regional archives, books, and journals. The results of this study concludes the non-agricultural economic activities in order to improve the living standard of the society gave an influence on the society social life society. As the effect of education and economic increase As the effect of education and economic increase, gave an impact to society life pattern, which in the 60s until 80s there’s a lot of crime in a way to get money,and now diminishing. The way of view from people outside of this territories which was once labeled as an area with security vulnerability, slowly fading.

Kata Kunci : non-pertanian, pedesaan, wilayah pesisir, dinamika sosial-ekonomi

  1. S1-2019-335167-abstract.pdf  
  2. S1-2019-335167-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-335167-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-335167-title.pdf