Pengaruh Arthrospira maxima Setchell et Gardner dan Chlorella vulgaris Beijerinck Terhadap Kadar Kreatinin, Ureum, dan Histologi Glomerulus Tikus (Rattus norvegicus Berkenhout, 1769) Galur Wistar Hipertrigliseridemia
Dhela Aprilyandha Roshitafandi, Dra. Mulyati, M.Si.
2019 | Skripsi | S1 BIOLOGIHipertrigliseridemia (HTG) adalah salah satu sindrom metabolik yang banyak dialami oleh masyarakat saat ini. Konsumsi makanan cepat saji, lemak jenuh, atau menggunakan minyak goreng yang telah melalui pemanasan berulang kali (jelantah) dapat meningkatkan kadar lemak dalam darah, terutama trigliserida. HTG telah terbukti menjadi faktor resiko terhadap kerusakan ren dan beberapa masyarakat memanfaatkan bahan alam untuk mencegahnya. Arthrospira maxima dan Chlorella vulgaris merupakan bahan alam yang diketahui mengandung beberapa nutrien. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh A. maxima and C. vulgaris sebagai upaya pencegahan peningkatan kadar kreatinin, ureum, Indeks Renosomatik (IRS) dan kerusakan histologi glomerulus tikus yang bersamaan diinduksi HTG. Dua puluh tikus Wistar betina dibagi menjadi 5 kelompok secara acak, yaitu kelompok kontrol, HTG, Gemfibrozil (15mg/kgbb), A. maxima (2500mg/kgbb), C. vulgaris (2500mg/kgbb). Empat kelompok kecuali kontrol secara bersamaan diinduksi HTG menggunakan jelantah yang mengandung lemak jenuh (15ml/kgbb) yang diberikan setiap hari selama 40 hari. Kadar TG, kreatinin, ureum diukur menggunakan metode spektrofotometri dan histologi glomerulus dianalisis secara kualitatif. Data dianalisis menggunakan one-way ANOVA yang dilanjutkan dengan DMRT. Kadar trigliserida kelompok A. maxima and C. vulgaris lebih rendah secara signifikan (p<0,05) dengan kelompok HTG. Kadar kreatinin kelompok A. maxima and C. vulgaris lebih rendah tidak signifikan (p>0,05), sementara kadar ureum berbeda signifikan (p<0,05) dengan kelompok HTG. IRS kelompok A. maxima lebih rendah secara signifikan (p<0,05), sedangkan kelompok C. vulgaris lebih rendah tidak signifikan (p>0,05). Kerusakan glomerulus yang teramati adalah pembengkakan, perlemakan, dan pelebaran kapsula Bowman. Kesimpulan dari penelitian ini adalah A. maxima tidak signifikan menjaga kadar kreatinin, histologi glomerulus, namun signifikan mampu menjaga IRS dan kadar ureum dalam kisaran normal, sementara C. vulgaris tidak signifikan menjaga kadar kreatinin, IRS, histologi glomerulus, namun signifikan mampu menjaga kadar ureum dalam kisaran normal.
Hypertriglyceridemia (HTG) is one of the metabolic syndromes that affect many people nowadays. Consume junk food, saturated fat, or use waste cooking oil can increase blood fat levels especially triglyceride. HTG has been demonstrated to be risk factors for renal failure and some people use natural ingredients to prevent it. Arthrospira maxima and Chlorella vulgaris are natural ingredients and known contain several nutrients. This research aimed to study the effects of A. maxima and C. vulgaris as preventive treatment of increasing creatinine and ureum levels, Renal Somatic Index (RSI) and glomerular histology damage due to HTG induction on rats. Twenty female Wistar rats were divided into 5 groups randomly. The groups were control, HTG, Gemfibrozil (10mg/kg.bw.), A. maxima (2500mg/kg.bw.), C. vulgaris (2500mg/kg.bw.) groups. The four groups except control were induction by waste cooking oil containing saturated fat (15ml/kg.bw.) for HTG condition, given daily for 40 days. TG, creatinine, and ureum levels were measured by spectrophotometric methods and glomerular histology was analyzed qualitatively. The data analyzed by one-way ANOVA followed by DMRT. The triglyceride level of A. maxima and C. vulgaris group were significantly lower (p<0,05) than HTG groups. Creatinine level of A. maxima and C. vulgaris group were not significantly lower (p>0,05), while ureum level were significantly different (p<0,05) than HTG groups. RSI of A. maxima group was lower significantly different (p>0,05), while C. vulgaris group was lower not significantly different (p>0,05) than HTG group. Gromelural histology damage is swelling, fatty change, and enlarged Bowman capsule. This research concluded that A. maxima didn�t significantly able to maintain creatinine level and glomerular histology but significantly able to maintain RSI and ureum level, while C. vulgaris didn�t significantly able to maintain creatinine level and glomerular histology but significantly able to maintain RSI and ureum level in the normal range.
Kata Kunci : Hipertrigliseridemia, Arthrospira maxima, Chlorella vulgaris, kadar kreatinin, kadar ureum / Hypertriglyceridemia, Arthrospira maxima, Chlorella vulgaris, creatinine level, ureum level