PENAMPILAN PUYUH SAMPAI DEWASA KELAMIN YANG MENDAPAT RANSUM MENGANDUNG MINYAK SAWIT DAN LEMURU SERTA PENAMBAHAN VITAMIN E
Suswin, Tosa Liana , Prof.Dr.Ir.Tri Yuwanta,SU.,DEA
2005 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKANPENAMPILAN PUYUH SAMPAI DEWASA KELAMIN YANG MENDAPAT RANSUM MENGANDUNG MINYAK SAWIT DAN LEMURU SERTA PENAMBAHAN VITAMIN E Tosa Liana Suswin 02/161791/EPT/00080 INTISARI Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penampilan produksi puyuh yang diberi ransum mengandung minyak sawit, minyak ikan lemuru dan kombinasinya serta penambahan vitamin E. Penelitian menggunakan 18 ekor puyuh jantan dan 180 ekor puyuh betina yang dibagi dalam dua perlakuan minyak yaitu minyak sawit dan minyak ikan lemuru, setiap perlakuan minyak dibagi lagi dalam tiga perlakuan penambahan vitamin E dengan level yang berbeda yaitu 0, 3000 dan 6000 IU/kg pakan. Setiap perlakuan terdiri dari tiga ulangan dan setiap ulangan menggunakan 11 ekor puyuh (10 ekor betina dan 1 ekor jantan). Dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian minyak ikan lemuru pada ransum puyuh menunjukan rerata umur dewasa kelamin yang lebih cepat (55,1 hari), nyata menghasilkan bobot dewasa kelamin lebih berat (119,8 g/ekor) dibandingkan ransum minyak sawit, nyata meningkatkan konsumsi pakan (14,39 g/ekor/hari) juga memiliki rerata pertambahan berat badan yang lebih tinggi dari ransum minyak sawit (2,46 g/ekor/hari). Ransum dengan minyak ikan lemuru menghasilkan konversi pakan yang lebih rendah dari ransum minyak sawit (5,73). Sementara penambahan vitamin E dengan tiga level berbeda tidak memberikan pengaruh terhadap semua variabel yang diamati dan tidak terjadi interaksi antara vitamin E dengan kedua jenis minyak. Ransum mengandung minyak ikan lemuru merupakan ransum paling baik digunakan karena menunjukkan efisiensi penggunaan pakan yang baik dan dapat menghasilkan penampilan puyuh yang lebih baik sampai umur dewasa kelamin. (Kata kunci : Burung puyuh, Minyak, Vitamin E, Penampilan puyuh)
PERFORMANCE OF QUAIL UNTIL SEXUAL MATURITY WHICH FEEDING BY FEED CONTAINED PALM OIL AND SARDINELLA OIL ALSO SUPLEMENTATION OF VITAMIN E Tosa Liana Suswin 02/161791/EPT/00080 ABSTRACT The research was conducted to* know the effect of palm oil and Sardinella oil and vitamine E in the diets on performance at sexual maturity of quail. One hundred and eighty female quails were devided into two treatments contain palm oil and Sardinella oil, three levels of vitamin E (0, 3000, 6000 IU/kg). Treatments had three replication and contained of 11 quails (10 female quails and 1 male quail each), The results shows that Sardinella oil had higher differences on age of sexual maturity, on body weight at sexual maturity, significants differences increased on feed consumption until age of sexual maturity, and weight gain but had lower convertion ration than palm oil. Vitamin E had not significant difference on all variables. There had not interaction between vitamin E and both of oils. It can be conclude that Sardinella oil could use on quail ration better than palm oil and vitamine E had no affected on sexual maturity. (Keywords : Quail, Oils, Vitamin E, Quail performance)
Kata Kunci : Burung puyuh, Minyak, Vitamin E, Penampilan puyuh