Keanekaragaman Jenis Pohon di Bukit Singki, Desa Singki, Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan
OLIVIA, Atus Syahbuddin S.Hut., M.Agr., Ph.D.
2019 | Tugas Akhir | D3 PENGELOLAAN HUTANKota Rantepao (Toraja Utara) dikenal dengan ikon patung salib di puncak Bukit Singki. Bukit ini merupakan objek wisata religius berupa sebagian bukit berbatu yang ditumbuhi berbagai jenis vegetasi termasuk pohon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis pohon yang tumbuh di Bukit Singki dan hal-hal yang terkait dengan kehidupan adat dan agama masyarakat Toraja. Penelitian ini dilakukan dengan pengamatan langsung di lapangan dengan metode sensus berintensitas sampling 100 persen. Wawancara dengan masyarakat di sekitar Bukit Singki juga dilakukan kepada pengelola obyek wisata, perwakilan masyarakat adat, dan majelis Gereja Singki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bukit Singki ditumbuhi 32 pohon dalam 6 jenis pohon. Keenam jenis tersebut adalah Magnifera indica, Ficus benjamina, Pangium edule, Casuarina junghuhniana, Swietenia mahagoni, dan Dillenia indica. Selain pohon, Bukit Singki didominasi oleh bambu yang sengaja ditanam oleh masyarakat untuk kepentingan acara adat. Dua jenis bambu yang ditemui adalah bambu pattung dan bambu parrin.
The city of Rantepao (North Toraja) is known for its iconic cross statue at the top of Singki Hill. This hill is a religious tourism object in the form of some rocky hills that are overgrown with various types of vegetation including trees. This study aims to determine the diversity of tree species that grow on Singki Hill and its relation about the traditional life and religion of the Toraja community. This research was conducted by direct observation in the field with a census method with 100 percent sampling intensity. Interviews with the community around Bukit Singki were also carried out to manager of Singki Hill, representatives of indigenous peoples, and assemblies of the Singki Church. The results showed that Bukit Singki was overgrown with 32 trees in 6 species. The six species are Magnifera indica, Ficus benjamina, Pangium edule, Casuarina junghuhniana, Swietenia mahagoni, and Dillenia indica. In addition to trees, Bukit Singki is dominated by bamboo which is deliberately planted by the community for the benefit of traditional events. Two types of bamboos are parrin and tallang.
Kata Kunci : keanekaragaman jenis, Bukit Singki, Adat Toraja, pohon budaya, bambu/ species diversity, Singki Hill, Torajanese culture, cultural trees, bamboo