Perubahan Sosial Ekonomi di Kelompok Pembudidaya Ikan Dadapan Sejahtera Desa Sidoluhur Kecamatan Godean Kabupaten Sleman
I GEDE SUWEDA A P, Ir. Hery Saksono, M.A
2019 | Skripsi | S1 MANAJEMEN SUMBERDAYA AKUATIKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan sosial ekonomi di Kelompok Pembudidaya Ikan (pokdakan) Dadapan Sejahtera, Desa Sidoluhur, Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman. Aspek perubahan sosial ekonomi yang diteliti adalah interaksi antar anggota dan pokdakan dengan pemerintah kabupaten, kelembagaan (struktur organisasi dan peraturan pokdakan), dan pendapatan anggota. Responden adalah semua anggota pokdakan (23 orang) atau sensus. Data primer dikumpulkan dengan metode observasi dan wawancara menggunakan kuesioner. Data sekunder dikumpulkan dengan metode studi dokumen. Pengumpulan data lapangan dilakukan pada bulan Desember 2018 - Maret 2019. Data dianalisis dengan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan interaksi antar anggota disebabkan oleh adanya konflik internal dan perkembangan teknologi. Interaksi kelompok dengan pemerintah kabupaten meningkat karena adanya pengajuan bantuan dan menurun ketika penyuluh lapangan berganti. Struktur kepengurusan kelompok berubah dari yang sederhana menjadi lebih lengkap karena adanya penambahan seksi-seksi. Peraturan kelompok berubah dari yang tidak tertulis menjadi tertulis. Pendapatan rata-rata anggota per bulan dari usaha perikanan meningkat, yaitu dari Rp.298.000,00 pada tahun 2016 menjadi Rp.805.175,89 pada tahun 2018.
This research aims to determine the socio-economic changes in the Dadapan Sejahtera Fish Farmer Group in Sidoluhur Village, Godean District, Sleman Regency. The aspects of socio-economic change studied including interactions between members and groups with the government, institutional (organizational structure and group regulations) and members income. Respondents were all members (23 persons) or census. Primary data were collected through observation and interview using questionnaires. Secondary data were collected through document study. Field data collection was carried out in December 2018 until March 2019. The results showed that the decrease in interaction between members was due to by internal conflict and the development of technology. Group interaction with the district government increased due to the submission for an assistance and decreased since the field extension worker has changed. The group management structure changed from simple to be more complete due to the addition of sections. Group interaction with the district government increased due to the submission for an assistance and decreased since the field extension worker has changed. The group management structure changed from simple to be more complete due to the addition of sections. Group's rules changed from unwritten to written. The average monthly income of members increased from Rp.298.000,00 in 2016 to Rp.805.175,89 in 2018
Kata Kunci : perubahan sosial ekonomi, kelompok pembudidaya ikan, Kabupaten Sleman/ socio-economic change, fish farmer group, Sleman Regency