STUDI PENGORGANISASIAN KEGIATAN PEMANENAN HUTAN TANAMAN INDUSTRI (Studi Kasus di HPHTI PT Arara Abadi, Pekanbaru)
SUKMONO EDWI SUSANTO, Djoko Suharno Radite
1998 | Skripsi | S1 KEHUTANANPenelitian ini bertujaan untuk mengetahui jenis dan teknis pekerjaan pemanenan; mengetahui prestasi kerja pemanenan; mengetahui kebutuhan HOK dan alat pemanenan; mengetahui sistim pengorganisasian tenaga kerja langsung dan tidak langsung pada kegiatan pemanenan HTI. Pengukuran prestasi kerja dilakukan dengan menggunakan time study with continents timing system pada setiap elemen pekeijaan pemanenan. Perhitungan dilakukan untuk menentukan nilai prestasi kerja, kebutuhan HOK dan kebutuhan alat. Penulis menggunakan metode diskriptif dalam memaparkan sistim pengorganisasian tenaga kerja pemanenan. Berdasarkan analisis diperoleh nilai prestasi kerja perantau HOK pada kegiatan pemanenan sebagai berikut : penebangan 160,87 in3, penyaradan 95,92 m3 , pembagian batang 316,84 m3, penumpukkan 353,73m3, pemuatan 298.36 m3, pengangkutan 23,61 m3 dan pembongkaran 1938,25 m3. Banyaknya kebutuhan HOK setiap jenis kegiatan pemanenan sebagai berikut: penebangan 2565, penyaradan 4301, pembagian batang 1302, penumpukkan 1167, pemuatan 1383, pengangkutan 17470 dan pembongkaran 213. Hasil penelitian menunjukkan banyaknya kebutuhan alat sebagai berikut : penebangan 9 unit, penyaradan 15 unit, pembagian batang 5 regu, penumpukkan 4 unit, pemuatan 5 unit, pengangkutan 59 unit dan pembongkaran 1 unit. Departemenisasi yang diterapkan merupakan perpaduan antara departemenisasi fungsional dan departemenisasi kewilayahan. Pembagian kerja yang diterapkan merupakan perpaduan antara departemenisasi fungsional dan departemenisasi kewilayahan. Model pelimpahan wewenang yang diterapkan merupakan perpaduan antara wewenang lini dan wewenang staf. Perusahaan menerapkan jenjang pengawasan yang berbeda-beda. Jenjang organisasi di lapangan terdiri dari 5 tingkat yakni : kepala cabang - kepala distrik - kepala resort - supervisor - mandor.
Kata Kunci : prestasi kerja, pengorganisasian, pemanenan.