Analisis Kelembagaan Kelompok Tani Hutan Madusari Dalam Budidaya Lebah Madu Di Desa Katongan Kecamatan Nglipar Kabupaten Gunungkidul
FAISAL NUR RAHMAN, Wiyono, S. Hut, M.Si.
2019 | Tugas Akhir | D3 PENGELOLAAN HUTANHutan rakyat merupakan lahan yang memberikan berbagai manfaat untuk masyarakat. Hasil hutan rakyat dapat berupa kayu dan non kayu. Kelompok Tani Hutan merupakan suatu lembaga yang mewadahi masyarakat untuk pengembangan dalam memanfaatkan hasil hutan rakyat. Kelompok Tani Hutan merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas hsil hutan rakyat. Kelompok Tani Hutan berpengaruh pada kondisi sosial, ekonomi dan lingkunagan dari Petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pengelolaan kelembagaan. Penelitian ini dilakukan di Kelompok Tani Hutan Madusari Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunungkidul pada bulan Desember 2018 s.d Juni 2019. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui berbagai aspek kelembagaan Kelompok Tani Hutan Madusari dalam budidaya lebah madu. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survey, Pengambilan dengan menggunakan 3 cara (Observasi untuk melihat kondisi lingkungan, Kuisoner terbuka untuk 28 anggota dan Panduan wawancara 2 pengurus). Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa KTH Madusari memiliki legalitas yang jelas, struktur organisasi bersifat formal, aturan berupa AD/ART, Pemilihan pemimpin dengan cara musyawarah dan voting, rencana dan mekanisme kerja diatur dalam RKT, resolusi konflik secara kekeluargan dan terdapat pengembangan anggota dan inovasi.
Community forest is land that provides various benefits for the community. Community forest products in the form of timber and non-timber. Forest Farmers Group is an institution that accommodates the community for development in utilizing community forest products. The Forest Farmers Group is an effort to improve the quality of community forest resources. The Forest Farmers Group influences the social, economic and environmental conditions of the Farmers. This research aims to determine the role of institutional management. This research was conducted in the Madusari Forest Farmer Group in Nglipar Subdistrict, Gunungkidul Regency in December 2018 to June 2019. The research of the study was to study various aspects of the Madusari Forest Farmers Group in honey bee cultivation. This research was conducted using survey methods, retrieval by using 3 ways (Observation to see environmental conditions, Questionnaire open to 28 members and 2 administrators interview guide). Data analysis was carried out by qualitative and quantitative descriptive analysis. From the results of the research it can be seen that KTH Madusari has clear legality, formal organizational structure, rules in the form of AD / ART, The selection of leaders by means of deliberation and voting, work plans and mechanisms is regulated in the Annual Work Plan, family conflict resolution and there is member development and innovation.
Kata Kunci : Kehutanan,Hutan Rakyat, Kelompok Tani Hutan, Kelembagaan, madu