Laporkan Masalah

ANALISIS PERKEMBANGAN DAN FAKTOR-FAKTOR SOSIAL EKONOMI YANG MEMPENGARUHI TINGKAT PARTISIPASI PETANI DALAM USAHA REHABILITASI LAHAN KRITIS (Studi Kasus di Desa Maibit Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban)

AGUNG CATUR PRABOWO, Ir. Djuwadi, MS.

1997 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Penggunaan lahan yang tidak sesuai dan saling tumpang tindihnya pemanfaatan lahan telah mengakibatkan meluasnya lahan kritis. Upaya untuk memulihkan/ merehabilitasi lahan lahan kritis di lahan-lahan milik rakyat telah dilaksanakan oleh pemerintah melalui kegiatan penghijauan yang dilengkapi dengan pembangunan sarana Unit Percontohan Usaha-usaha Pelestarian Sumber Daya Alam (Demplot penghijauan). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tentang pengaruh adanya kegiatan penghijauan di lokasi penelitian terhadap perkembangan tingkat partisipasi petani dalam usaha rehabilitasi lahan kritis, mengetahui hubungan antara partisipasi petani sebelum dan sesudah dibangunnya demplot dan mengetahui faktor-faktor sosial ekonomi yang mempengaruhi tingkat partisipasi petani. Lokasi penelitian yang dipilih adalah Desa Maibit Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban. Kegiatan penghijauan disana ini sudah dilakukan sejak tahun anggaran 1976/1977 dan dilengkapi dengan pembangunan demplot penghijauan sejak tahun anggaran 1994/1995. Data-data yang diperlukan dalam analisis dibagi dalam dua macam data, yaitu data primer dan data sekunder. Data primer dikumpulkan melalui pengisian kuesioner dan wawancara langsung dengan petani responden yang dipilih secara random sampling dengan intensitas sampling 10% dari seluruh populasi petani, sedangkan data sekunder diperoleh dari catatan-catatan di instansi yang terkait. Secara deskriptif dapat diketahui adanya pengaruh positif kegiatan penghijauan dan pembangunan demplot penghijauan terhadap tingkat partisipasi petani, yaitu adanya peningkatan kerapatan pohon per hektar maupun keragaman jenis tanaman keras/tahunan yang diusahakan. Hasil uji Chi-Square maupun teknik korelasi product moment memperlihatkan tidak adanya hubungan nyata antara partisipasi petani sebelum dan sesudah demplot, sedangkan hasil uji Chi-Square hubungan perbedaan kondisi sosial ekonomi terhadap tingkat partisipasi memperlihatkan adanya signifikasi antara keduanya. Kondisi sosial ekonomi yang dimaksud adalah tingkat umur, jumlah anggota keluarga, jumlah ternak besar, tingkat pendidikan, luas lahan milik dan luas lahan yang dihijaukan.

Kata Kunci : lahan kritis, penghijauan, partisipasi

  1. S1-FKT-1997-85563-abstract.pdf  
  2. S1-FKT-1997-85563-bibliography.pdf  
  3. S1-FKT-1997-85563-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FKT-1997-85563-title.pdf