Laporkan Masalah

PERTIMBANGAN HAKIM DALAM PENJATUHAN PUTUSAN PIDANA TERHADAP PERKARA TINDAK PIDANA UJARAN KEBENCIAN MELALUI MEDIA ELEKTRONIK

MASRO ELFRIDA S, Dr. Supriyadi, S.H., M.Hum.

2019 | Skripsi | S1 HUKUM

Penelitian dalam penulisan hukum ini secara obyektif memiliki tujuan untuk mengetahui dan menganalisis pertimbangan majelis hakim dalam menjatuhkan putusan pidana terhadap terdakwa tindak pidana ujaran kebencian melalui media elektronik serta disparitas putusan pidana yang dijatuhkan hakim. Secara subyektif sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Hukum di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada dan untuk menambah pengetahuan dan memperdalam wawasan serta kemampuan analisis penulis mengenai ilmu hukum. Jenis penelitian dalam penulisan hukum ini termasuk dalam penelitian normatif. Penelitian ini bersifat deskriptif, dimana penelitian ini untuk memberikan data yang seteliti mungkin mengenai penerapan sanksi pidana terhadap perkara tindak pidana ujaran kebencian. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang tidak hanya bertujuan mengungkapkan kebenaran belaka, akan tetapi untuk memahami kebenaran tersebut. Hasil penelitian dalam pembahasan penulisan hukum ini diperoleh 2 (dua) kesimpulan. Pertama, dasar pertimbangan majelis hakim yang bersifat yuridis masih memiliki banyak kekurangan khususnya terkait pertimbangan unsur-unsur yang ada dalam Pasal 28 ayat (2) undang-undang informasi dan transaksi elektronik dimana majelis hakim di dalam pertimbangannya tidak menguraikan secara jelas dan rinci terkait fakta-fakta yang muncul di persidangan. Kedua, terdapat disparitas putusan pidana yang masih tajam sehingga diperlukan upaya untuk meminimalisir disparitas pidana dengan perubahan paradigma yaitu memulai melakukan pengembangan keadilan restoratif yang lebih kepada pemulihan sehingga sanksi pidana diterapkasn secara selektif dan juga perlunya sikap dan perilaku seorang hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap Terdakwa.

This legal research objectively aims to find out and analyze the judges' consideration in imposing criminal decisions of hate speech through electronic media and the disparity of criminal decisions imposed by judges. This legal research also subjectively made as one of the requirements to get a Bachelor of Law degree at the Faculty of Law, Gadjah Mada University. However, apart from gaining a law degree, the author personally aimed to gain knowledge, deeper insights and improve analytical legal skills through this legal research. This legal research uses descriptive and normative approach as research method by providing data as much as possible for the application of criminal sanctions toward hate speech. The qualitative method is also used as data analysis method since this research is not only aimed at revealing the truth, but to understand the truth. There are two conclusions drawn from this research. Firstly, the author argue that the considerations of judges still have many shortcomings, especially when it comes to consideration of the elements contained in Article 28 paragraph (2) of Information and Electronic Transactions Law. This is shown by unclear and indetail consideration to explain the facts that appeared in the trial. Secondly , the author argue that there is a disparity in the criminal decision, so several efforts are needed to minimize this criminal disparity. Fortunately, this disparity can be solved in 2 ways. First is through paradigm change, namely by developing restorative justice that is more of a recovery, so the criminal sanctions can be applied selectively. Second, by changing the attitude and behavior of the judges in decision making process against the Defendant.

Kata Kunci : Pertimbangan Hakim, Disparitas Pidana, Ujaran Kebencian

  1. S1-2019-382545-abstract.pdf  
  2. S1-2019-382545-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-382545-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-382545-title.pdf