Laporkan Masalah

Analisis Keterkaitan Distribusi Spasial Tomira dengan Komoditas Unggulan Daerah

Karina, Dr. Andri Kurniawan, S.Si., M.Si.

2019 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAH

Pengembangan wilayah berbasis ekonomi lokal menjadi salah satu arahan pengembangan yang penting bagi suatu daerah. Kabupaten Kulon Progo merupakan salah satu daerah yang memiliki kebijakan pengembangan ekonomi lokal sebagai upaya peningkatan perekonomian wilayah. Tomira atau Toko Milik Rakyat, adalah toko modern berjejaring yang diakuisisi dengan sistem kemitraan oleh koperasi lokal. Salah satu syarat pengelolaan Tomira adalah adanya produk lokal dengan minimal persentase 20%. Penelitian ini memiliki tujuan; 1. Mengetahui pola distribusi spasial Tomira, 2. Mengeksplorasi karakteristik produk lokal setiap Tomira, dan 3. Menganalisis keterkaitan distribusi spasial Tomira dengan komoditas unggulan daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis deskriptif. Data yang dikumpulkan adalah data primer dan sekunder. Data primer berupa hasil observasi lapangan di setiap Tomira dan hasil wawancara narasumber terkait. Pola distribusi Tomira diolah menggunakan analisis tetangga terdekat. Data sekunder berupa data produksi komoditas sektor pertanian untuk memperoleh komoditas unggulan per kecamatan menggunakan analisis LQ. Pola distribusi Tomira menyebar tidak merata dengan nilai rasio tetangga terdekat 0,863. Karakteristik produk lokal dilihat dari; persentase jumlah produk lokal, persentase produk lokal terjual, dan manajemen produk lokal. Persentase jumlah produk lokal yang dijual disetiap Tomira antara 1% - 9% dengan rata-rata persentase produk lokal terjual sebesar 63.17%. Manajemen Tomira yang termasuk dalam paguyuban Tomira berbeda dengan Tomira yang tidak termasuk dalam paguyuban Secara keseluruhan, belum ada keterkaitan yang cukup kuat antara distribusi spasial Tomira dengan komoditas unggulan daerah. Sebanyak 6 dari 13 Tomira sudah menjualkan produk lokal yang menunjukkan komoditas unggulan.

Development based on local economy is one of the important development concept for some regions. Kulon Progo is one of the regions that has a local economic development policy as an effort to increase their regional economy. Tomira or Toko Milik Rakyat was a minimarket that acquired by a local cooperative. One of the requirements of Tomira management is that there is local products with minimum percentage of local products 20%. The aims of this research is; 1. Knowing Tomira's spatial distribution pattern, 2. Exploring the characteristics of local products in Tomira, and 3. Analyzing the linkages about Tomira's spatial distribution and regional superior commodities. This study used quantitative approach with descriptive analysis techniques. Data collected are primary and secondary data. The primary data are the result of field observations and informants knowledge by interviewing related resources. Distribution pattern of Tomira processed using nearest neighborhood analysis. Secondary data are data productions of commodities in agricultural sector to identify base commodities per sub-district using LQ analysis technique. The distribution of Tomira formed a random pattern with the nearest neighbor ratio 0.863. Local product characteristics was seen from; Percentage of local products, percentage of local products sold, and local product management. The percentage of local products Tomira is between 1% - 9% with an average percentage of local products sold at 63.17%. The management of Tomira which is included in the Paguyuban Tomira is different from Tomira which is not included the Paguyuban. The linkages Tomira's spatial distribution and regional superior commodities per sub-district was not quiet strong. There is 6 of 13 Tomira have already sold local products that it is the superior commodities.

Kata Kunci : Tomira, pengembangan ekonomi lokal, keterkaitan, produk lokal

  1. S1-2019-377564-abstract.pdf  
  2. S1-2019-377564-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-377564-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-377564-title.pdf