Laporkan Masalah

PERKEMBANGAN PARIWISATA PASCA TSUNAMI DI KOTA BANDA ACEH

Raina Danica, Dr. Yori Herwangi, S.T., MURP.

2019 | Skripsi | S1 PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA

Kota Banda Aceh pernah mengalami bencana tsunami pada tahun 2004. Bencana Tsunami di Kota Banda Aceh berdampak pada lenyapnya sektor pariwisata. Untuk itu, penelitian ini mencoba (i) mengidentifikasi bagaimana perkembangan pariwisata yang terjadi di Kota Banda Aceh pasca terjadinya bencana tsunami; (ii) mendeskripsikan faktor-faktor perkembangan dan dampak yang dihasilkan dari perkembangan pariwisata tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan paradigma penelitian deduktif dan induktif. Wawancara ditujukan kepada pemerintah, pelaku usaha di kawasan wisata, masyarakat dan wisatawan. Observasi lapangan digunakan untuk menguatkan pendapat informan. Teknik analisis kualitatif dilakukan dengan pendekatan triangulasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa (i) perkembangan pariwisata di Kota Banda Aceh semakin membaik dibandingkan sebelum terjadinya bencana tsunami pada tahun 2004; (ii) faktor-faktor perkembangan pariwisata di Kota Banda Aceh yaitu pemulihan pasca tsunami, keterlibatan masyarakat, melakukan promosi, memulihakan perekonomian, pembangunan atraksi wisata, menjadikan peninggalan bencana sebagai salah satu daya tarik wisata serta mitigasi yang dilakukan pasca terjadinya tsunami.

Banda Aceh City had experienced the tsunami disaster in 2004. The Tsunami disaster in Banda Aceh City had an impact on the disappearance of the tourism sector. For this reason, this study tries (i) to identify how tourism has developed in Banda Aceh City after the tsunami disaster; (ii) describe the developmental factors and the impact that resulted from the tourism development. This study use qualitative method with deductive and inductive research paradigm. Interviews are aimed to the government, business people in tourist areas, communities and tourists. Field observations were used to confirm the opinions of informants. Qualitative analysis techniques are carried out using a triangulation approach. The results of the study show that (i) the development of tourism in Banda Aceh City is getting better compared from before the tsunami disaster in 2004; (ii) factors in the development of tourism in Banda Aceh City is post-tsunami recovery, community complicity, promotion, economic recovery, development of tourist attractions, making the legacy of disaster as a tourist attraction and mitigation after the tsunami

Kata Kunci : tourism development, disaster, tsunami, post-disaster recovery, Banda Aceh

  1. S1-2019-379897-abstract.pdf  
  2. S1-2019-379897-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-379897-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-379897-title.pdf