Analisis Pengaruh Dana Otonomi Khusus, Dana Desa, Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus, dan Belanja Modal Terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Provinsi Papua
HESTINA KORIYAWATI, Dra. Nur Aini yuniyarti, M.Si.
2019 | Tugas Akhir | D3 EKONOMIKA TERAPANTujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Dana Otonomi Khusus (DOK), Dana Desa (DD), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Belanja Modal (BM) terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Provinsi Papua tahun 2015-2017. Indeks Pembangunan Manusia merupakan indikator penting untuk mengukur keberhasilan dalam upaya membangun kualitas hidup manusia. Provinsi Papua merupakan provinsi yang mempunyai IPM yang rendah dan masih jauh di bawah IPM Indonesia secara keseluruhan. Oleh karena itu, peran pemerintah yang besar terhadap pembangunan manusia dapat dilihat dari dana otonomi khusus, dana desa, dana alokasi umum, dana alokasi khusus, dan belanja modal. Metode penelitian ini adalah menggunakan analisis regresi data panel dengan model terbaik yaitu fixed effect model dan data yang digunakan adalah data sekunder yang terdiri dari 29 kabupaten/kota di Provinsi Papua dengan periode tahun 2015-2017. Alat bantu analisis menggunakan software Eviews 8 dengan tingkat toleransi kesalahan atau tingkat signifikansi (alpha) sebesar 5 persen (0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Dana Otonomi Khusus dan Dana Alokasi Khusus berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia, Belanja Modal berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia, sedangkan variabel yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia adalah Dana Desa dan Dana Alokasi Umum di Provinsi Papua.
The purpose of this study was to analyze the effect of Special Autonomy Funds (DOK), Village Funds (DD), General Allocation Funds (DAU), Special Allocation Funds (DAK), and Capital Expenditures (BM) on the Human Development Index (HDI) in Papua Province year 2015-2017. The Human Development Index is an important indicator to measure success in an effort to build the quality of human life. Papua Province is a province that has a low HDI and is still far below Indonesia's overall HDI. Therefore, the government's big role in human development can be seen from special autonomy funds, village funds, general allocation funds, special allocation funds, and capital expenditure. The method of this study is to use panel data regression analysis with the best model, namely the fixed effect model and the data used is secondary data consisting of 29 districts / cities in the Papua Province with the period 2015-2017. Analysis tools use Eviews 8 software with an error tolerance level or significance level (alpha) of 5 percent (0.05). The results showed that the Special Autonomy and Special Allocation Fund variables had a negative and insignificant effect on the Human Development Index, Capital Expenditures had a negative and significant effect on the Human Development Index, while the variables that positively and significantly affected the Human Development Index were Village Funds and Allocation Funds General in Papua Province.
Kata Kunci : Belanja Modal, Dana Alokasi Khusus, Dana Alokasi Umum, Dana Desa, Dana Otonomi Khusus, Indeks Pembangunan Manusia, Regresi Data Panel