Laporkan Masalah

TINGKAT LIVABILITAS SEBAGAI ARAHAN PENATAAN CITYWALK KORIDOR JALAN SUPRAPTO KOTA BENGKULU

RAHZON AFRYAN, M.Sani Roychansyah, S.T.,M.Eng.,D.Eng

2019 | Tesis | MAGISTER ARSITEKTUR

Koridor jalan yang livable merupakan koridor yang didesain untuk mengakomodasi kebutuhan dari semua pengguna jalan (pengendara kendaraan bermotor, pesepeda, dan pejalan kaki). Livable Street memberikan keseimbangan aktivitas antara kendaraan yang menggunakan koridor jalan tersebut serta komunitas yang berbeda di yang ada di sana. Pada saat ini Jalan Suprapto merupakan Koridor jalan dengan fungsi sebagai kawasan komersial. Program pemerintah untuk mengembangkan Jalan Suprapto ke depan yaitu dengan menjadikan Jalan Suprapto sebagai City Walk Kota Bengkulu, hal ini dinyatakan oleh Kabid Bina Marga PUPR Kota Bengkulu yaitu Bapak Rozy Ismawardi. Konsep City Walk sebenarnya bukanlah barang baru. Beberapa tempat di mancanegara sudah menghadirkan konsep City Walk di sudut ruang kotanya, seperti Clark Quay, Far East Square, dan Orchard Road di Singapura. Melalui konsep City Walk, pemerintah setempat dapat mengubah kota tua yang mati menjadi kawasan yang aktif lagi. Sehubungan dengan program pemerintah Kota Bengkulu di atas, maka diperlukan suatu penelitian yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran tingkat livabilitas jika jalan kota di Bengkulu tersebut dijadikan sebagai City Walk. Sehingga akan diketahui faktor-faktor yang mempengaruhinya sekaligus memberikan arahan penataan yang tepat untuk City Walk yang Livable di koridor Jalan Suprapto. Penelitian ini menggunakan metode rasionalistik kualitatif melalui persepsi individu dalam usaha melihat, memahami, dan menyadari bagaimana tingkat livabilitas jika suatu jalan difungsikan sebagai City Walk. Penelitian ini diawali dengan kegiatan observasi keadaan ruang Jalan Suprapto Kota Bengkulu dengan berbekal landasan teori livabilitas dan City Walk. Bekal standar dan kriteria tersebut digunakan untuk melihat faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi tingkat livabilitas di koridor jalan. Hasil penelitan tersebutlah yang akan menjadi dasar dalam menentukan arahan penataan City Walk koridor Jalan Suprapto.

Livable road corridors are corridors designed to accommodate the needs of all road users (motorists, cyclists and pedestrians). Livable Street provides a balance of activity between vehicles using the road corridor and the different communities there. At this time Jalan Suprapto is a road corridor with a function as a commercial area. The government's program to develop Jalan Suprapto in the future is by making Jalan Suprapto as the City Walk of the City of Bengkulu, this was stated by the Head of the Public Works Office of PUPR in Bengkulu, Mr. Rozy Ismawardi. The City Walk concept is actually not new. Several places around the world have presented the City Walk concept in the corner of the city space, such as Clark Quay, Far East Square, and Orchard Road in Singapore. Through the City Walk concept, the local government can turn a dead old city into an active area again. In connection with the Bengkulu City government program above, a study is needed that aims to get an idea of the level of livability if the city road in Bengkulu is used as a City Walk. So that it will be known the factors that influence it while providing appropriate structuring directions for the City Walk that is Livable in the Jalan Suprapto corridor. This study uses qualitative rationalistic methods through the perception of individuals in an effort to see, understand, and realize how the level of livability if a road functioned as a City Walk. This research begins with an observation activity on the condition of the Jalan Suprapto City of Bengkulu, armed with the theory of livability and City Walk. Standard provisions and criteria are used to see what factors influence the level of livability in the road corridor. The research results will be the basis for determining the City Walk structuring direction for the Jalan Suprapto corridor.

Kata Kunci : Livabilitas, City Walk, Ruang Jalan

  1. S2-2019-419527-abstract.pdf.pdf  
  2. S2-2019-419527-bibliography.pdf.pdf  
  3. S2-2019-419527-tableofcontent.pdf.pdf  
  4. S2-2019-419527-title.pdf.pdf