Identifikasi Potensi Interaksi Obat terhadap Kejadian Adverse Drug Reactions pada Pasien Rawat Inap Pediatri di Rumah Sakit Akademik UGM
Sarah Nabila Hakim, Dr. Nanang Munif Yasin, M. Pharm., Apt; Fivy Kurniawati, M.Sc., Apt
2019 | Skripsi | S1 FARMASIInteraksi obat termasuk salah satu penyebab terjadinya Adverse Drug Reactions (ADRs) yang merupakan permasalahan serius dalam penggunaan obat. Perbedaan respon terhadap obat membuat kelompok usia pediatri lebih rentan terhadap kejadian potensi interasi obat dibandingkan dengan pasien dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kejadian, jenis dan mekanisme interaksi serta ADRs yang potensial terjadi terkait interaksi obat pada pasien rawat inap pediatri di RS Akademik UGM. Penelitian ini bersifat cross-sectional dengan pengambilan data secara retrospektif melalui rekam medik pasien. Sampel diambil menggunakan teknik simple random sampling dengan kriteria pasien kurang dari 18 tahun yang mendapatkan 2 atau lebih macam obat secara bersamaan dan menjalani rawat inap selama lebih dari 1 hari di RS Akademik UGM dalam periode Januari-Juni 2018. Potensial kejadian interaksi obat dianalisis menggunakan literatur Drug Interaction Facts. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif. Kejadian interaksi obat yang potensial terjadi pada pasien rawat inap pediatri RS Akademik UGM periode Januari-Juni 2018 yaitu sebanyak 30 pasien (24,6%) dari total 122 pasien dengan jumlah kejadian sebanyak 51 interaksi. Jenis interaksi obat terbanyak yaitu interaksi moderate (76,5%) dan mekanisme interaksi terbanyak yaitu unknown (56,9%). Aktual ADRs yang terjadi akibat interaksi obat yaitu 2 kejadian ADRs (3,9%) dari 51 potensial ADRs, yakni berupa kejang dan mual muntah.
Drug interactions are one of the causes of Adverse Drug Reactions (ADRs) which are serious problems in drug use. The difference in response to the drugs makes the pediatric age group more susceptible to potential drug interactions compared to adult patients. This study aims to identify incidence, types, and mechanisms of drug interactions and potential ADRs related to drug interactions in pediatric inpatients at UGM Academic Hospital. This cross-sectional study uses retrospective data collection through patient medical records. Samples were taken using a simple random sampling technique of patients under 18 years who received 2 or more concomitant medications with more than one day of hospitalization at UGM Academic Hospital in January-June 2018. Potential drug-drug interactions were analyzed using the Drug Interaction Facts literature. The data obtained were then analyzed descriptively. The incidence of potential drug interactions in pediatric inpatients at UGM Academic Hospital for the period of January-June 2018 occurred in 30 patients (24,6%) out of 122 patients with a total of 51 interactions. The highest type of drug interaction was moderate (76,5%) interactions and the highest interaction mechanism was unknown (56,9%). Actual ADRs related to drug interactions were 2 ADRs occurrences (3,9%) out of 51 potential ADRs, in the form of seizures and nausea vomiting.
Kata Kunci : interaksi obat, ADRs, pasien pediatri, rawat inap