Laporkan Masalah

Kecenderungan Depresi pada Lansia Ditinjau dari Kebermaknaan Hidup

BAGAS PARAMAJANA, Aisah Indati

2019 | Skripsi | S1 PSIKOLOGI

Depresi merupakan gangguan suasana hati dengan prevalensi tertinggi pada lansia. Depresi akan berdampak pada kegiatan sehari-hari lansia, kesehatan lansia, kognitif, beban ketergantungan pada usia produktif, hingga bunuh diri. Hal tersebut terkait dengan tidak adanya pemaknaan hidupnya. Penelitian bertujuan mengetahui hubungan dan peranan kebermaknaan hidup terhadap kecenderungan depresi pada lansia. Skala yang digunakan dalam penelitian ini ialah Geriatric Depression Scale 15 (GDS15) dan Meaning in Life Questionnaire (MLQ). Subjek penelitian ini berjumlah 95 lansia. Peneliti menggunakan korelasi Pearson dan regresi linier sederhana untuk menganalisis data. Dari penelitian ini menunjukkan adanya hubungan negatif antara kecenderungan depresi lansia dengan kebermaknaan hidup (r = -0,318; p<0,01). Semakin tinggi kecenderungan depresi pada lansia maka semakin rendah kebermaknaan hidupnya. Kebermaknaan hidup berperan terhadap kecenderungan depresi pada lansia dengn R² = 0,101. Kebermaknaan hidup memprediksi kecenderungan depresi lansia sebesar 10,1% dan sisanya dipengaruhi variabel lain seperti sosiodemografis, self esteem, stigma, relasi & dukungan sosial, budaya, dan sosial-budaya.

Depression is a mood disorder with the highest prevalence in the elderly. Depression will have an impact on the daily activities of the elderly, the health of the elderly, cognitive, the burden of dependence on productive age, and suicide. This is related to the absence of meaning in life. The study aims to determine the relationship and the role of meaning in life towards the tendency of depression in the elderly. The scale used in this study was the Geriatric Depression Scale 15 (GDS15) and Meaning in Life Questionnaire (MLQ). The subjects of this study were 95 elderly. The researcher used Pearson correlation and simple linear regression to analyze the data. This study showed a negative relationship between the tendency of depression in the elderly with meaning in life (r = -0.318; p <0.01). The higher tendency of depression in the elderly showed to lower the meaning in life. The meaning in life plays a role in the tendency of depression in the elderly with R² = 0.101. Meaning in life predicts the tendency of depression in the elderly to be 10.1% and the remainder is influenced by other variables such as sociodemography, self-esteem, stigma, social & cultural relations, and social-cultural support.

Kata Kunci : Depresi, lansia, kebermaknaan hidup, GDS 15, MLQ / Depression, elderly, meaning in life, GDS 15, MLQ

  1. S1-2019-366208-abstract.pdf  
  2. S1-2019-366208-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-366208-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-366208-title.pdf