Observasi Penyimpanan Vaksin Dan Tingkat Pengetahuan Petugas Terhadap Manajemen Rantai Dingin Di Instalasi Farmasi dan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama Di Kota Yogyakarta
Halwa Haq Wilaguna, M. Rifqi Rokhman, M.Sc., Apt.
2019 | Skripsi | S1 FARMASIRantai dingin vaksin merupakan suatu sistem yang digunakan untuk mengelola vaksin pada suhu tertentu untuk menjaga stabilitasnya sehingga tetap dapat memberikan efek kekebalan ketika digunakan. Penelitian bertujuan untuk memberikan gambaran terkait penyimpanan vaksin serta mengetahui tingkat pengetahuan petugas mengenai rantai dingin vaksin di Instalasi Farmasi dan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama di Kota Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian observasional yang bersifat deskriptif dengan metode penelitian cross sectional. Data yang dikumpulkan berupa data kuantitatif yang diperoleh melalui observasi langsung dengan menggunakan instrumen checklist, dan pengisian kuesioner. Wawancara hanya digunakan untuk menggali informasi mengenai keterbatasan dalam menyimpan vaksin, penyebab vaksin kedaluarsa, dan terjadinya over stock vaksin. Analisis data secara deskriptif, dan dilakukan analisis crosstab menggunakan rumus chi square untuk mengetahui hubungan karakteristik petugas dengan tingkat pengetahuan. Secara umum penyimpanan vaksin sudah dalam kategori baik (>75%) berdasarkan pada seluruh aspek yang dinilai, namun penilaian terhadap tidak tersedianya vaksin over stock berada dalam kategori cukup baik (65%). Mayoritas petugas sudah memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai vaksin rantai dingin berdasarkan pada seluruh pertanyaan yang dinilai. Analisis chi square menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara karakteristik petugas (umur, pendidikan, lama bekerja) dengan tingkat pengetahuan tentang rantai dingin vaksin dengan nilai signifikansi (p > 0,05).
Cold chain vaccine is a system used to manage vaccines at certain temperatures to maintain stability so that it can provide an immune effect when it is used. The purposes of this study were to provide an overview of vaccine storage and to assess the knowledge level of officers regarding to the vaccine cold chain in Pharmacy Department and First Level Health Facility in Yogyakarta. The reasearch applied observational descriptive study using a cross sectional research method. The data collected were quantitative data obtained through direct observation to the field using the checklist instrument and filling out the questionnaire. The interviews were only used to gather information about limitations in storing vaccines, causes of vaccine expiration, and the occurrence of vaccine over stock. The descriptive data analysis, and crosstab analysis were carried out by using the chi square formula to determine the relationship between the characteristics of the officers and their knowledge level. In general, the vaccine storage was in a good category (> 75%) based on all aspects assessed, however the assessment of unavailable vaccine over stock was in a fairly good category (65%). The majority of officers already had a good knowledge level about vaccine cold chain based on all of the questions assessed. The results of the chisquare analysis showed that there was no significant relationship between the characteristics of the officers (age, education, length of work) and the their knowledge level about the vaccine cold chain with a significance value was (p> 0,05).
Kata Kunci : Kata kunci: vaksin, rantai dingin, penyimpanan, pengelolaan, Yogyakarta/ Keywords: vaccine, cold chain, storage, management, Yogyakarta.