PENGGUNAAN CAPTAFOL DENGAN METODE SEMPROTAN UNTUK MENCEGAH SERANGAN JAMUR BIRD PADA KAYU BULAT SEGAR SENGON
SUDARMI, Dr. Ir. Sri Nugroho Marsoem, Dr. Ir. Sutjipto A. Hadikusumo
1998 | Skripsi | S1 KEHUTANANKayu segar sengon yang sedang mengering dengan perlahan akan peka terhadap serangan jamur biru. Pengeringan dengan segera setelah penebangan adalah cara yang cukup efektif untuk mencegahnya, tetapi cara ini tidak selalu dapat dilakukan. Oleh karena itu sebagai gantinya perlu diberikan perlakuan pengawetan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengawetan dengan bahan pengawet captafol melalui metode semprotan untuk mencegah serangan jamur biru pada kayu bulat segar sengon dan mencari saat pengawetan dan konsentrasi bahan pengawet yang baik. Bahan untuk penelitian ini berupa kayu bulat segar sengon sepanjang satu meter sebagai contoh uji dan bahan pengawet captafol yang dilarutkan dalam air. Contoh-contoh uji ini ditimbun di bawah atap agar terhindar dari hujan dan sinar matahari secara langsung. Penyemprotan larutan bahan pengawet dilakukan pada permukaan ujung kayu bulat, pada empat macam waktu pengawetan yaitu hari ke-1, hari ke-3, hari ke-5 dan hari ke-7; dan empat macam konsentrasi bahan pengawet yaitu 0,15%, 0,30%, 0,45% dan 0,60%. Pengamatan mulainya serangan jamur biru dilakukan setiap hari, sedangkan pengukuran intensitas serangan dilakukan setiap dua hari mulai hari ke-8 s/d hari ke-30. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa saat penelitian yaitu pada musim penghujan, suhu dan kelembaban udaranya cocok untuk perkembangan jamur biru. Contoh uji kontrol dan contoh-contoh uji yang belum diawetkan telah menampakkan tanda serangan jelas pada hari ke-4 setelah penebangan. Contoh uji kontrol mengalami serangan berat pada permukaan melintangnya (62,5%) dan mengalami serangan sedang pada permukaan membujurnya (32,5%). Pada contoh-contoh uji yang diberi perlakuan pengawetan, waktu pengawetan dan konsentrasi bahan pengawet memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap intensitas serangan jamur biru. Pengawetan memberikan hasil yang efektif pada kombinasi waktu pengawetan hari ke-1 konsentrasi 0,60%, dengan serangan 0% pada permukaan melintang maupun membujurnya.
Kata Kunci : captafol, jamur biru, kayu bulat segar, intensitas serangan