Laporkan Masalah

Morfologi, Pertumbuhan dan Produksi Dua Spesies Legum Lotus Asal New Zealand yang ditanam di Yogyakarta

ISTIN MAWARNI, Dr.Ir. Bambang Suhartanto, DEA., IPU.; Ir. Nafiatul Umami S.Pt., MP., Ph.D., IPM.

2019 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui morfologi, pertumbuhan dan produksi 2 jenis legum yang berasal dari New Zealand yaitu Lotus corniculatus cv. Goldie dan Lotus pedunculatus cv. Maku yang ditanam di Indonesia khususnya Yogyakarta. Penelitian dilakukan dari bulan Oktober 2016 sampai Januari 2017 di Laboratorium Hijauan Makanan Ternak dan Pastura Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada. Legum ditanam dalam plot berukuran 1m2 dengan cara disebar bijinya dan masing-masing jenis kultivar mendapatkan pengulangan sebanyak 3 kali. Pengamatan morfologi legum dilakukan dengan pengamatan langsung terhadap tanaman. Pengamatan morfologi dilakukan pada saat pemanenan. Pengamatan pertumbuhan legum dilakukan setiap 1 minggu sekali selama 10 minggu. Produksi tanaman dihitung dari produksi segarhasil panen yang dikonversikan dalam ukuran ton berat kering per hektar. Data pertumbuhan tanaman dianalisis variansi menurut analisis statistik Rancangan Acak Lengkap Pola Searah. Data produksi dianalisis menggunakan analisis statistik Independent sampel T-test. Morfologi tanaman yang meliputi ukuran, bentuk dan warna dari batang, daun dan akar tidak berbeda dari penelitian-penelitian yang sudah dilakukan sebelumnya.Lotus corniculatus cv. Goldie menghasilkan biomassa sebesar 0,48 ton BK/ha (BK 20,14 %, BO 89,06%). Lotus pedunculatus cv. Maku menghasilkan biomassa sebesar 0,64 ton BK/ha (BK 19,83%, BO 89,52%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lotus pedunculatus cv. Maku memiliki tinggi dan panjang tanaman yang lebih jika dibandingkan dengan Lotus corniculatus cv. Goldie.Jenis tanaman tidak menunjukkan hasil yang berbeda pada produksi Lotus corniculatus cv. Goldie dan Lotus pedunculatus cv. Maku.

This study was aimed to determine the morphology, growth and production of 2 types of New Zealand legume cultivars namely Lotus corniculatus cv. Goldie and Lotus pedunculatus cv. Maku, which were grown in Indonesia, especially Yogyakarta. This study was conducted between October 2016 to January 2017 at the Laboratory of Forage and Pasture of the Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada. Legumes were planted 3 times for each cultivar in a 1m2 plot by spreading the seeds. Morphology of legumes was observed one time before harvested. Legume growth were measured once a week for 10 weeks. Plant production was calculated from fresh harvest production converted into tons of DM/ha. Plant growth data were analyzed using analysis variances for one way Completely Randomized Design. However data of plant production were analyzed using Independent T-test sample. Plant morphology that contained the size, shape and color of the stem, leaves and roots were not different from previous studies. Lotus corniculatus cv. Goldie produces biomass 0,48 ton DM/ha (DM 20,14%, OM 89,06%). Lotus pedunculatus cv. Maku producedbiomass 0,64 ton DM/ha (DM 19,83%, OM 89,52%). The results showed that Lotus pedunculatus cv. Maku had a higher height and length when compared to Lotus corniculatus cv. Goldie. There was no different production of Lotus corniculatus cv. Goldie and Lotus pedunculatus cv. Maku.

Kata Kunci : Morfologi, Pertumbuhan, Produksi, Lotus corniculatus cv. Goldie, Lotus pedunculatus cv. Maku

  1. S1-2019-334581-abstract.pdf  
  2. S1-2019-334581-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-334581-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-334581-title.pdf