STUDI PRESTASI KERJA DAN PENGORGANISASIAN KEGIATAN PENYADAPAN PINUS (Studi Kasus di RPH Sumanding BKPH Gajah Biru KPH Pati )
HERRY MERKUSSIYANTO PUTRO, Ir. H. Djoko Suhamo Radite, M.S
1998 | Skripsi | S1 KEHUTANANPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan volume pekerjaan, prestasi kerja dan kebutuhan tenaga kerja, serta sistem pengorganisasian dan pengupahan yang ada dalam kegiatan penyadapan pinus di RPH Sumanding. Data prestasi kerja diperoleh dengan pengukuran waktu kerja dengan metode continous timing dan dianalisa secara kuantitatif. Sedangkan data jenis dan volume pekerjaan serta sistem pengorganisasian dan pengupahan diperoleh dengan cara pengutipan laporan, wawancara, dan pengamatan, kemudian dianalisa secara diskriptif. Dari hasil analisa di atas didapatkan hasil sebagai berikut : Jenis pekerjaan dan prestasi pekerjaan pada kegiatan penyadapan meliputi : pembuatan mal sadap 41 buah mal per HOK, penyadapan dan pemasangan tempurung + talang 614 buah koare per HOK, prestasi kerja pembaharuan koare 1.375 buah koare per HOK. serta pengumpulan getah atau pelodangan 1.166 buah koare per HOK. Kebutuhan tenaga kerja pada masing-masing pekerjaan, meliputi: pekerjaan pembuatan mal sadap dengan waktu 30 hari adalah 81 orang dan volume pekerjaan 100.249 buah mal, kegiatan penyadapan dan pemasangan tempurung + talang, pembaharuan koare, serta pengumpulan getah atau pelodangan dengan waktu 300 hari adalah 122 orang dan volume pekerjaan 25.262.748 buah koare. Kekurangan tenaga kerja pada pekerjaan pembuatan mal sebanyak 31 orang dari 50 orang yang telah tersedia, kegiatan penyadapan dan pemasangan tempurung + talang, pembaharuan koare, serta pengumpulan getah atau pelodangan sebanyak 58 orang dari 64 orang yang telah tersedia. Tenaga mandor sadap kurang 2 mandor dari 5 mandor sadap yang telah tersedia. Kegiatan penyadapan di RPH Sumanding dipimpin seorang mantri dengan dibantu oleh mandor dengan departemenisasi berdasarkan sistem kombinasi (wilayah dan fungsional). Untuk kegiatan lapangan ditangani mandor sadap. Pengawasan dengan cara cek langsung di lapangan dan menggunakan blangko DK. Pelimpahan wewenang menggunakan sistem wewenang lini dan pengupahannya dengan sistem hasil untuk tenaga kerja langsung dan sistem waktu untuk tenaga kerja tak langsung.
Kata Kunci : prestasi kerja, pengorganisasian, penyadapan pinus