Teknik Identifikasi Bakteri Klebsiella pneumoniae pada Susu Kambing Peranakan Ettawa (PE) Mastitis Subklinis di Kelompok Ternak Mantep Makaryo Tahun 2018
DEANA VELIA, drh. Clara Ajeng Artdita, M.Sc.
2019 | Tugas Akhir | D3 KESEHATAN HEWANMastitis subklinis merupakan peradangan pada ambing yang tidak ditandai dengan adanya gejala tetapi terjadi peningkatan jumlah sel somatik pada susu sehingga mempengaruhi terjadinya penurunan produksi dan kualitas air susu. Klebsiella pneumoniae merupakan bakteri penyebab mastitis pada kambing Peranakan Ettawa. Morfologi koloni dan sel bakteri Klebsiella pneumoniae yaitu berbentuk seperti batang pendek, memiliki kapsul, non-motil, mucoid, dan dapat memfermentasikan laktosa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik isolasi dan identifikasi bakteri penyebab mastitis pada kambing Peranakan Ettawa di kelompok ternak Mantep Makaryo Kokap, Kulon Progo. Sampel susu diperoleh dari pengujian susu mastitis dengan metode California Mastitis Test (CMT). Teknik isolasi bakteri dilakukan dengan menggunakan metode kultur pada media eosyn methylene blue (EMB). Teknik identifikasi bakteri dilakukan dengan uji katalase, koagulase, Simmon citrate, kligler iron agar (KIA), lysine iron agar (LIA), dan motility indole ornithine (MIO). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teknik isolasi dan identifikasi tersebut dapat digunakan untuk mendeteksi bakteri Klebsiella pneumoniae.
Sublinical mastitis is an inflammation of the mammary glands which is not characterized by symptoms, but an increasing the somatic cell count in milk so that affecting a decrease in milk production and quality. Klebsiella pneumoniae is one of a mastitis-causing bacterium in Ettawa crossbreeds goat. Klebsiella pneumoniae cell and colony morphology is rod, having capsules, non-motile, mucoid, and lactose fermenting. This study are intend to know the technique of isolation and identification bacteria which causing mastitis in Ettawa crossbreed goat in Mantep Makaryo Farm, Kulon Progo. Samples of milk were obtained from milk mastitis testing which used California Mastitis Test (CMT) method. Bacterial isolation technique was carried out using the culture method on Eosyn methylene blue (EMB). Bacteria identification technique was carried out by catalase, coagulase, Simmon citrate, Kligler iron agar (KIA), Lysine iron agar (LIA), and Motility indole ornithine (MIO). The results of this study indicate that the isolation and identification technique can be used to detect Klebsiella pneumoniae.
Kata Kunci : Kambing Peranakan Ettawa, Mastitis, California Mastitis Test, teknik identifikasi bakteri, Klebsiella pneumoniae/ Ettawa crossbread goat, mastitis, California Mastitis Test, technique isolation and identification of bacteria, Klebsiella pneumoniae.