Pengaruh Anestetikum Topikal Lidokain terhadap Motilitas Swarming bakteri Pseudomonas aeruginosa ATCC 10145
Syarifah Nadya Sakina, drg. Heni susilowati, M.Kes., Ph.D ; drg. Tetiana Haniastuti, M.Kes., Ph.D
2019 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN GIGIPseudomonas aeruginosa adalah bakteri patogen opurtunistik yang menjadi invasif pada pasien dengan penyakit kritis, juga terlibat dalam infeksi intraoral seperti abses intraoral, gingivitis, dan periodontitis. Motilitas bakteri membantu bakteri untuk bergerak menuju ke sel inang. Motilitas swarming P. aeruginosa membantu bakteri bergerak pada media semisolid, berkolonisasi lebih cepat, dan perlindungan lebih tinggi terhadap paparan antibiotik. Lidokain topikal memiliki kemampuan untuk menghambat pertumbuhan bakteri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh anestetikum lidokain topikal terhadap motilitas swarming P. aeruginosa. Lidokain topikal (Desensile) 12 persen diencerkan menggunakan akuades. Uji motilitas swarming dilakukan pada kelompok perlakuan (lidokain 0,5 persen, 1 persen, dan 2 persen) dan kelompok kontrol negatif (akuades). Suspensi kemudian dicampur dengan brain heart infusion dan diinkubasi pada suhu 37 derajat Celcius selama 2 jam. Bakteri diinokulasikan pada media brain-heart infusion agar dan diinkubasi pada suhu 37 derajat Celsius selama 72 jam. Motilitas swarming P. aeruginosa ditentukan dengan menghitung panjang radian pergerakan bakteri pada empat sisi yang berbeda dari titik inokulasi menggunakan sliding caliper. Hasil uji normalitas menunjukkan data terdistribusi normal (p besar dari 0,05) tetapi tidak memiliki variansi homogen (p kurang dari 0,05). Hasil uji Robust Brown-Forsythe menunjukkan anestetikum topikal lidokain konsentrasi 0,5 persen, 1 persen, dan 2 persen dapat menghambat motilitas swarming bakteri P. aeruginosa ATCC 10145. Hasil uji Post Hoc Tukey HSD menunjukkan konsentrasi 2 persen memiliki perbedaan yang signifikan dalam menghambat motilitas swarming bakteri P. aeruginosa bila dibandingkan lidokain 0,5 persen dan 1 persen. Dapat disimpulkan bahwa lidokain 2 persen memiliki daya hambat yang lebih kuat terhadap motilitas swarming bakteri P. aeruginosa dibandingkan lidokain 0,5 persen dan 1 persen. Kata Kunci: Swarming, Pseudomonas aeruginosa, Lidokain
Pseudomonas aeruginosa is an opportunistic pathogenic bacterium that becomes invasive in patients with a critical illness, is also involved in intraoral infections such as intraoral abscess, gingivitis, and periodontitis. The motility of bacteria helps bacteria to move towards the host cell. The swarming motility of P. aeruginosa helps bacteria move on semisolid media, colonizes faster, and protects against antibiotic exposure. Topical lidocaine can inhibit bacterial growth. The purpose of this study was to determine the effect of topical lidocaine anesthetics on the swarming motility of P. aeruginosa. Topical lidocaine (Desensile) 12 percent is diluted using aquades. Swarming motility tests were carried out in the treatment group (0.5 percent, 1 percent, and 2 percent lidocaine) and negative control groups (aquades). The suspension is then mixed with brain heart infusion and incubated at 37 degrees Celsius for 2 hours. Bacteria were inoculated in a brain-heart infusion agar medium and incubated at 37 degrees Celsius for 72 hours. The swarming motility of P. aeruginosa was determined by calculating the radian length of bacterial movements on four different sides of the inoculation point using the sliding caliper. The results of the normality test showed data were normally distributed (p more than 0.05) but the variance of the data was not homogeneous (p less than 0.05). The Robust Brown-Forsythe test results showed that 0.5 percent, 1 percent, and 2 percent lidocaine were able to inhibit swarming motility of P. aeruginosa ATCC 10145 bacteria. The results of the Post Hoc Tukey HSD test showed that 2 percent lidocaine had a significant difference in inhibiting swarming motility of P. aeruginosa bacteria compared to 0.5 percent and 1 percent lidocaine. It can be concluded that 2 percent lidocaine had greater inhibitory activity in inhibiting swarming motility of P. aeruginosa bacteria compared to 0.5 percent and 1percent lidocaine. Keywords: Swarming, Pseudomonas aeruginosa, Lidocaine
Kata Kunci : Swarming, Pseudomonas aeruginosa, Lidokain