Laporkan Masalah

Pengolahan Arsip Kartografi Di Balai Penyelidikan Dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Dan Geologi (Bpptkg) Yogyakarta

SHYCA AURALIA, Lillyana Mulya, S.S., M.A.

2019 | Tugas Akhir | D3 KEARSIPAN

Tugas Akhir ini menjelaskan tentang Pengolahan Arsip Kartografi di Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta. Tujuan dari Tugas Akhir ini untuk mengetahui kondisi arsip kartografi, proses pengolahan arsip kartografi, sarana dan prasarana, serta hambatan yang ditemui di BPPTKG Yogyakarta. Metode pengumpulan data yang dilakukan dalam penulisan Tugas Akhir ini yaitu studi pustaka, observasi-partisipatif, wawancara, dan penelusuran data online. Studi pustaka dapat menggunakan buku, jurnal, maupun artikel yang relevan dengan kajian penulisan Tugas Akhir ini. Observasi-partisipatif yaitu kegiatan mengamati langsung sekaligus berperan dalam kegiatan proses pengolahan pada instansi. Pada metode wawancara dapat dilakukan pada saat observasi-partisipatif dengan narasumber yang ahli pada bidang kartografi di instansi tersebut. Kemudian penelusuran data online dengan mengambil informasi melalui jurnal online, e-book, laman website, dan lain sebagainya. Kesimpulan yang didapatkan dari laporan ini yaitu arsip kartografi tercipta pada tahun 1960-2012. Volume arsip terdiri dari 123 judul dengan jumlah 673 lembar. Proses pengolahan arsip kartografi meliputi tahap tahap pemilahan arsip; deskripsi; pembuatan pengaturan skema klasifikasi arsip; manuver (pengelompokkan); pembungkusan arsip; pelabelan fisik arsip dan boks arsip; penyimpanan arsip; dan pembuatan daftar arsip kartografi. Sarana dan prasarana yang digunakan yaitu alat tulis kantor, kertas HVS, kertas manila, kertas samson, gunting, selotip, komputer, printer dan ruang penyimpanan. Kendala yang dapat diidentifikasi yaitu belum adanya peraturan teknis yang berkaitan dengan arsip kartografi; belum diolahnya arsip tekstual terkait; terbatasnya SDM kearsipan; tidak adanya kontrol dan pendataan ulang arsip kartografi secara berkala; dan terbatasnya sarana dan prasarana.

This report describes about the Organizing of Cartographic Records in Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan (BPPTKG) Yogyakarta. The purpose of this report is to determine the condition of the cartographic records, the organizing of cartographic records, facilities and infrastructure, and the obstacles encountered at BPPTKG Yogyakarta. Methods of data collection carried out in this study are literature studies, participatory observation, interviews, and online data search. Library studies can use books, journals, and articles that are relevant to the study. Participatory observation, namely the activity of observing directly as well as playing a role in processing activities in the agency. The interview method can be carried out during participatory observation with resource persons who are experts in the field of cartography in the agency. The conclusions from this report are cartographic records created in 1960-2012. The volume of the cartographic records consists of 123 titles with a total of 673 sheets. Organizing of cartographic records includes the stages of sorting records; description; making records classification; maneuver (grouping); records wrapping; physical labeling of records and boxes; records storage; and making a list of cartographic records. Facilities and infrastructure used are stationery, HVS paper, manila paper, samson paper, scissor, cellophane tape, computers, printer and storage rooms. Constraints that can be identified are the absence of technical regulations relating to cartographic recordss; periodic kontrol and re-registration doesnt exist; the related textual records have not been processed; limited archivist; and limited facilities and infrastructure.

Kata Kunci : pengolahan, arsip kartografi, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan.

  1. D3-2019-401145-abstract.pdf  
  2. D3-2019-401145-bibliography.pdf  
  3. D3-2019-401145-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2019-401145-title.pdf