The Benefits of Instagram As a Promotional Media of Kepuhsari Wayang Village in Wonogiri
HAGUNG PUTRASUSILA, Cisya Dewantara Nugraha, S.S., M.A.
2019 | Tugas Akhir | D3 BAHASA INGGRISPenulisan tugas akhir ini bertujuan untuk memberikan informasi singkat tentang profil Kampung wayang Kepuhsari, selain itu dalam Makalah ini juga menjelasan manfaat penggunaan instagram sebagai media promosi Kampung wayang Kepuhsari di Wonogiri, baik dari sisi desa tersebut maupun dari sisi pengunjung , serta menjelaskan bagaimana Kampung wayang Kepuhsari memanfaatkan Instagram sebagai media promosi mereka. Untuk metode pengumpulan data, penulis menggunakan 3 metode, yaitu wawancara, observasi, dan studi pustaka. Untuk memperoleh sumber data melalui wawancara, penulis memilih 3 orang narasumber yaitu Bapak Agus Sriyanto selaku kepala bidang Pariwisata dan Ekonomi kreatif, Retno Lawiyani selaku koordinator Pokdarwis Tetuka (Pengelola Kampung wayang Kepuhsari) dan Bapak Sunarto sebagai salah satu pengrajin wayang di Kampung wayang Kepuhsari. Metode berikutnya adalah observasi lapangan, penulis melakukan observasi di Kampung wayang Kepuhsari untuk mengetahui keadaan di Kampung wayang Kepuhsari. Metode terakhir adalah studi pustaka, yaitu penulis membaca beberapa buku dan artikel dari internet yang berkaitan dengan objek penelitian. Selain itu penulis juga mengamati akun sosial media Kampung wayang Kepuhsari khususnya instagram untuk menganalisa bagaiamana Kampung wayang Kepuhsari memanfaatkan Instagram sebagai media promosi. Kesimpulanya, Kampung wayang Kepuhsari memilih Instagram sebagai media promosi karena Instagram mudah untuk digunakan dan memiliki pengguna aktif yang banyak. Dengan pemanfaataan berbagai fitur yang ada di Instagram, Instagram memberikan manfaat baik bagi desa tersebut maupun pengunjung Kampung wayang Kepuhsari.
The writing of this graduation paper aims to provide brief information about the profile of Kepuhsari Wayang village, besides that in this paper it also explains the benefits of using Instagram as a promotional media for Kepuhsari Wayang village in Wonogiri, both from the side of the village and from the visitors, and to explains how Kepuhsari Wayang village uses Instagram as their promotional media. For collecting data methods, the writer uses 3 methods, namely interview, observation, and literature study. To obtain the data sources through interviews, the writer chooses 3 informants, namely Mr. Agus Sriyanto as the Head of Tourism and Creative Economy Divison in the Department of Youth and Sports and Tourism of Wonogiri, Mrs. Retno Lawiyani as Pokdarwis tetuka (The management organization of Kepuhsari Wayang village) coordinator and Mr.Sunarto was one of the puppet craftsmen in Kepuhsari Wayang village. The next method is field observation, the writer observed the Kepuhsari Wayang village to find out the situation in the Kepuhsari Wayang village. The last method is a literature study. The writer reads several books and articles from the internet related to the object of research. Besides, the writer also observes the social media accounts of the Kepuhsari Wayang village, especially Instagram, to analyze how the Kepuhsari wayang village uses Instagram as the promotional media. In conclusion, Kepuhsari Wayang village choose Instagram as a promotional media because Instagram is easy to use and has many active users. By utilizing the various features available on Instagram, Instagram provide benefits both for the village and the visitors of Kepuhsari Wayang village.
Kata Kunci : Kampung wayang Kepuhsari, Media promosi, Instagram