STUDI POTENSI DAN PENGEMBANGAN OBJEK WISATA ALAM GUNUNG DEMPO DI KOTIF. PAGARALAM - SUMATERA SELATAN
HERFI RAMSYAH, Prof. Dr. Ir. Achmad Sultheni., M.Sc., Ir. Chafid Fandeli, MS.
1997 | Skripsi | S1 KEHUTANANObjek wisata alam Gunung Dempo merupakan salah satu dari sekian banyak tempat. Wisata yang sangat potensial di Kota Administratif Pagaralam, Kabupaten Lahat, Propinsi Sumatera Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi alami yang ada, mengetahui pola wisatawan dan strukturnya secara untuk mengetahui besarnya perolehan angka total tourist employment ratio dan total tourist expenditure ratio objek wisata alam Gunung Dempo. Data-data yang diperlukan dalam penelitian terdiri dari data primer dan data sekunder. Data-data primer meliputi potensi flora yang diketahui dengan inventarisasi menggunakan metode kuadran dan teknik sampling purposive line transect. Potensi fauna diketahui dengan melakukan inventarisasi baik dengan pengamatan secara langsung di lapangan maupun secara tidak langsung melalui jejak kaki, kotoran, suara atau dengan menanyakan kepada petugas atau masyarakat sekitar. Fauna burung dihitung pula kelimpahan relatifnya dengan kriteria yang dikemukakan oleh Pearson (1975). Potensi lanskap diperoleh melalui pengukuran dan penilaian terhadap unsur-unsur lanskap dengan metode Bureau of Land Management dan metode Leopold. Data jumlah pengunjung diperoleh dengan melakukan pencatatan selama 2 minggu (Senin, 11 Maret - Minggu, 24 Maret 1996) sedangkan data aspek kepariwisataan diperoleh dengan penyebaran kuesioner terhadap para pengunjung dengan sistem Accidental Sampling dan data kondisi sosial ekonomi masyarakat sekitar dengan teknik random sederhana. Data-data sekunder meliputi monografi. desa Gunung Dempo dan Talang Tinggi, diperoleh dari masing-masing instansi, keadaan umum lokasi penelitian dan peta diperoleh dari pihak perkebunan PTP X Gunung Dempo. Selanjutnya data-data tersebut dianalisis baik secara kuantitatif maupun secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa objek wisata alam Gunung Dempo memiliki potensi flora, fauna dan lanskap yang tinggi. Respon dan pengunjung dan masyarakat sekitar mendukung sepenuhnya rencana pengerabangan lebih lanjut objek wisata alam Gunung Dempo. Pengunjung yang datang sebagian besar adalah kaum remaja dan orang dewasa dengan tujuan utamanya untuk berekreasi. Di samping itu pengunjung yang menginap prosentasenya lebih kecil dibandingkan dengan yang tidak menginap. Objek wisata alam Gunung Dempo ternyata mampu memberikan pekerjaan sampingan terhadap masyarakat sekitarnya dan angka total tourist employment ratio yang diperoleh sebesar 1,4 serta total tourist expenditure ratio sebesar Rp. 77.362,50,- ( wisatawan ) dan Rp. 10.887,60,- ( pelancong).
Kata Kunci : Potensi, Pengembangan dan Wisata