Laporkan Masalah

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEHAMILAN REMAJA DI INDONESIA (ANALISIS DATA SDKI 2017)

ANNISA ROHMI, Dr. Agus Joko Pitoyo, M.A.; Dr. Rr. Wiwik Puji Mulyani, M.Si.

2019 | Tesis | MAGISTER KEPENDUDUKAN

Kehamilan remaja merupakan salah satu isu penting bagi kesehatan reproduksi di dunia karena berkaitan dengan risiko buruk yang lebih besar bagi ibu dan anak yang dilahirkan. Penurunan angka kelahiran remaja menjadi salah satu tujuan dalam Sustainable Development Goals (SDGs) namun angka kelahiran remaja di Indonesia masih cukup besar dan berada di atas rata-rata dunia maupun kawasan Asia Timur dan Pasifik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik perempuan yang mengalami kehamilan remaja di Indonesia serta faktor-faktor yang memengaruhi kehamilan remaja. Analisis dilakukan dengan metode deskriptif dan inferensial menggunakan analisis regresi logistik biner dengan sumber data berasal dari Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia tahun 2017. Hasil analisis menunjukkan kehamilan remaja di Indonesia lebih besar terjadi pada perempuan yang berstatus kawin, pendidikan yang rendah, keterpajanan media yang rendah, tinggal di perdesaan, berada di kuintil kekayaan terbawah, telah berhubungan seksual pertama kali di usia kurang dari sama dengan 17 tahun dan usia kawin pertama pada usia kurang dari sama dengan 17 tahun. Terdapat hubungan antara pendidikan, umur kawin pertama, umur berhubungan seksual pertama kali, keterpajanan media, kuintil kekayaan, wilayah tempat tinggal, dengan kehamilan remaja. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kehamilan remaja adalah kuintil kekayaan, pendidikan, keterpajanan media, dan wilayah tempat secara signifikan memengaruhi kehamilan remaja.

Adolescent pregnancy is one of the important issues for reproductive health in the world because it is associated with more health risks to both mothers and babies compared with the adult pregnancies. The decline in adolescent birth rates has become one of the goals in the Sustainable Development Goals (SDGs) but the adolescent birth rate in Indonesia is still quite large and is above the world average and the East Asia and Pacific region. This study aimed to determine the characteristics of women who experience adolescent pregnancy in Indonesia and factors that influence adolescent pregnancy. The analysis was carried out by descriptive and inferential methods using binary logistic regression analysis with data sources derived from the Indonesian Demographic and Health Survey in 2017. The results of the analysis showed that adolescent pregnancies in Indonesia is greater among married women, women with low education, low exposure to media, living in rural areas, in the lowest wealth quintile, having sexual intercourse for the first time at the age of less than 17 years old and having first marriage at age less than 17 years old. There is correlation between education, age at first marriage, age at first sexual intercourse, exposure to the media, wealth index, area of residence with adolescent pregnancy. Factors influencing adolescent pregnancy are wealth index, education, exposure to the media.

Kata Kunci : remaja, kehamilan remaja, regresi logistik, adolescent, teen pregnancy, logistic regression, adolescent pregnancy

  1. S2-2019-420080-abstract.pdf  
  2. S2-2019-420080-bibliography.pdf  
  3. S2-2019-420080-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2019-420080-title.pdf