Laporkan Masalah

Deteksi Gen Ketahanan Bakteri Xa7 dan Xa21 Pada Padi (Oryza sativa L.) 'Blambangan A2' dan 'Blambangan A3'

ASMA KHOIRUNNISA, Dr. Tri Rini Nuringtyas, M.Sc

2019 | Skripsi | S1 BIOLOGI

Padi berpigmen mulai diminati masyarakat karena kandungan nutrisinya. Namun demikian, terdapat faktor pembatas produksi padi yaitu penyakit hawar daun bakteri (HDB) yang disebabkan oleh Xanthomonas oryzae pv oryzae (Xoo). Pengendalian penyebaran HDB yang efektif dan ramah lingkungan adalah penggunaan kultivar tahan yang memiliki gen ketahanan Xa. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui respon ketahanan padi merah 'Blambangan A2' dan 'Blambangan A3' terhadap infeksi Xoo patotipe IV, mengetahui keberadaan dua gen ketahanan hawar daun bakteri Xa7 dan Xa21 pada 'Blambangan A2' dan 'Blambangan A3', mengetahui korelasi keberadaan gen Xa7 dan Xa21 pada kultivar padi dengan sifat ketahanan penyakit HDB yang disebabkan oleh Xoo patotipe IV. Metode penelitian ini meliputi penanaman padi, pengambilan sampel, isolasi DNA, inokulasi Xoo, uji ketahanan HDB, uji kualitas DNA, kuantifikasi konsentrasi dan kemurnian DNA, amplifikasi DNA, dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 'Blambangan A2' dan 'Blambangan A3' mempunyai sifat ketahanan diantara 'IR64' sebagai kontrol rentan dan 'Java14' sebagai kontrol tahan. 'Blambangan A2' dan 'Blambangan A3 memiliki gen ketahanan Xa7 dan Xa21. Terdeteksi gen Xa21 dengan ukuran pita DNA yang bervariasi. 'Blambangan A2' dan 'Java14' memiliki gen Xa21 dengan ukuran pita sebesar 662 bp. 'Blambangan A3' dan 'IR64'memiliki gen Xa21 dengan ukuran sebesar 768 bp. Adanya gen Xa7 dan Xa21 pada padi 'Blambangan A2' dan 'Blambangan A3' tidak berkorelasi positif dengan meningkatnya sifat ketahanan penyakit HDB yang disebabkan oleh Xoo patotipe IV.

Pigmented rice has become popular within the community because of its nutritional content. However, there is factor that limiting the rice production namely Bacterial Leaf Blight (BLB), caused by Xanthomonas oryzae pv oryzae (Xoo). Applying cultivar resistance with resistance genes Xa, would control the dissemination of BLB effectively and environmentally friendly. This study try to discover the resistance response of red rice 'Blambangan A2' and 'Blambangan A3' against the infection of Xoo pathotype IV, detect the presence of gene Xa7 and Xa21 on 'Blambangan A2' and 'Blambangan A3', and determine the correlation between genes Xa7 and Xa21 on rice cultivars with BLB disease resistance caused by Xoo pathotype IV. The methods of this research included rice cultivation, leaf sampling, DNA isolation, Xoo inoculation, BLB phenotypic assay, DNA quality test, quantification of DNA concentration and purity, DNA amplification, and data analysis. The results showed that 'Blambangan A2' and 'Blambangan A3' had resistance in between 'IR64' as susceptible controls and 'Java14' as resistant controls.'Blambangan A2' and 'Blambangan A3' have resistance genes Xa7 and Xa21. Gene Xa21 is detected with varied DNA band sizes. 'Blambangan A2' and 'Java14' have the Xa21 gene with the ribbon size of 662 bp,'Blambangan A3' and 'IR64' have the Xa21 gene with the size of 768 bp. The presence of the Xa7 and Xa21 genes in 'Blambangan A2' and 'Blambangan A3' did not positively correlated with the increase of their resistancy to BLB disease caused by Xoo pathotype IV.

Kata Kunci : 'Blambangan A2', 'Blambangan A3', Gen Ketahanan, Penyakit Hawar Daun Bakteri, Xanthomonas oryzae pv. oryzae

  1. S1-2019-336265-abstract.pdf  
  2. S1-2019-336265-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-336265-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-336265-title.pdf