Laporkan Masalah

AKIBAT HUKUM PERUBAHAN AKTA AUTENTIK OLEH NOTARIS YANG MENGANDUNG UNSUR TINDAK PIDANA PEMALSUAN (ANALISIS KASUS PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR1003K/PID/2015)

WIDYA KURNIA SARI, Dr. Harry Purwanto, S.H., M.Hum

2019 | Tesis | MAGISTER KENOTARIATAN

Tujuan penelitian ini untuk untuk mengetahui serta menganalisis akibat hukum terhadap perubahan Akta Autentik oleh Notaris yang mengandung unsur tindak pidana pemalsuan, serta perlindungan hukum terhadap klien yang dirugikan sehubungan dengan perubahan Akta Autentik oleh Notaris yang mengandung unsur tindak pidana pemalsuan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian adalah yuridis normatif atau metode penelitian kepustakaan yaitu cara yang dipergunakan di dalam penelitian hukum dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka yang ada. Sifat penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif, artinya suatu bentuk penelitian yang ditunjukkan untuk mendeskripsikan fenomena-fenomena yang ada, baik fenomena alamiah maupun fenomena buatan manusia. Bahan penelitian dalam penelitian ini menggunakan data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan kualitatif dan ditarik kesimpulan secara deduktif. Berdasarkan hasil penelitian akibat hukum terhadap perubahan Akta Autentik oleh Notaris yang mengandung unsur tindak pidana pemalsuan, yaitu Notaris tersebut dapat dikenakan sanksi administratif dan sanksi pidana. Mengakibatkan sesuatu Akta hanya mempunyai kekuatan pembuktian sebagai Akta dibawah tangan. Mengakibatkan kedudukan para pihak (klien) dalam Minuta Akta Perjanjian Kerjasama tersebut tidak sesuai dengan yang sebenarnya. Perlindungan hukum terhadap klien yang dirugikan, yaitu klien dapat menuntut penggantian biaya, ganti rugi, dan bunga kepada Notaris dan menuntut untuk dikembalikan isi perjanjian seperti keadaan semula sebelum Akta perjanjian itu diubah. Serta klien yang dirugikan juga dapat menuntut agar Akta tersebut dapat dibatalkan.

The purpose of this study is to find out and analyze the legal consequences of changes in Authentic Deed by Notaries that contain elements of criminal acts of forgery, as well as legal protection agains disadvantaged clients because of the changes in Authentic Deed by Notaries which contain elements of forgery. This study used normative juridical or library research method, which is used in legal research that is conducted by examining the existing library materials. The nature of this study uses descriptive research, which describes existing phenomena, both natural phenomena and manmade phenomena. The research material in this study used secondary data consisting of primary legal materials, secondary legal materials and tertiary legal materials. Analysis of the data in this study was conducted qualitatively and deductively deduced. Based on the results of research on legal consequences of changes in Authentic Deed by Notaries that contains elements of fraudulent acts, the notary may be subjected to administrative sanctions and criminal sanctions. It caused a Deed only has the power of proof as a Deed under the hand and the position of the parties (clients) in the Minutes of Deed of Coorperation Agreement is not in accordance with the truth. Legal protection against disadvantaged clients, namely clients can demand reimbursement of costs, compensation, and interest to the Notary and demand to return the contents of the agreement as before, before the Deed of agreement was amended. As well as disadvantaged clients can also demand that the Deed can be canceled.

Kata Kunci : Kata kunci : Akta Autentik, Notaris, Pemalsuan

  1. 1. S2-2019-418111-TITLE.pdf  
  2. 2. S2-2019-418111-TABLEOFCONTENT.pdf  
  3. 3. S2-2019-418111-ABSTRACT.pdf  
  4. 6. S2-2019-418111-BIBLIOGRAPHY.pdf