ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRESTASIKERJA DAN BIAYA KEGIATAN TEBANGAN PENJARANGAN HUTAN PINUS ( Studi Kasus di RPH Leksono BKPH Wonosobo KPH Kedu Utara )
JAKA KUSHARYANTA, Siswantoyo Dipodiningrat
1997 | Skripsi | S1 KEHUTANANPenelitian ini dilaksanakan di anak petak 52 a, RPH Leksono, BKPH Wonosobo, KPH Kedu Utara. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prestasi kerja tebangan penjarangan harian dan per periode (2 minggu), faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi kerja tersebut, biaya kegiatan tebangan penjarangan harian dan faktor-faktor yang mempengaruhi besamya biaya tebangan penjarangan harian. Data penelitian ini diperoleh dengan pengukuran time study. Metode yang digunakan adalah continous timming, yaitu pengukuran waktu kerja secara terus menerus selama pengamatan berlangsung. Data yang diperoleh dianalisis dengan metode analisis regresi berganda. Untuk mendapatkan persamaan regresi berganda yang signifikan, maka dipakai prosedur eliminasi langkah mundur. Dari hasil analisis yang dilakukan diketahui bahwa prestasi kerja tebangan penjarangan harian besamya 12,56 m3, dengan persaman regresi yang dibentuk : Y, = -18,03 + 1.47X, + 0,020X2 + 133,98X5 + 1,67X6, dengan variabel X, = jam kerja efektif per hari, X2 = jumlah pohon yang dapat dijarangi/hari, X5 = rata-rata volume per potongan batang dan X6 = rata-rata jumlah potongan per pohon. Besarnya prestasi kerja per periode adalah 268,69 m3, dengan persamaan regresinya : Y2 = -61,184 + 9,849X! + 291,557X2 - 2,528X3 + 0,253X4, dengan variabel X ) = rata-rata volume per hektar, X2 = rata-rata volume per pohon, X3 = rata-rata jumlah pohon per hektar dan X4 = jumlah pohon yang dapat dijarangi per periode. Biaya tebangan penjarangan hariannya adalah Rp 42.173,33, dengan persamaan regresi yang dibentuk : Y3 = 3.884,59 + 693,32Xj + 13,92X2 + 8,06X4 + 122,03X7 dengan variabel Xj = jumlah jam kerja efektif, X2 = jumlah pohon yang dijarangi per hari, X4 = rata-rata volume per potong dan X7 = rata-rata jumlah potongan per pohon. Biaya yang hams dikeluarkan untuk setiap volume (m3 ) kayu hasil penjarangan adalah Rp 3.357,75
Kata Kunci : Prestasi kerja, biaya, tebangan penjarangan