PERANAN PENYADAPAN GETAH PINUS TERHADAP PENDAPATAN MASYARAKAT SEKITAR HUTAN (STUDI KASUS DI RPH SUMANDING BKPH GAJAH BIRU KPH PATI)
RIYANTO, Djuwadi
1997 | Skripsi | S1 KEHUTANANMasalah pengangguran dan kemiskinan dalam masyarakat merupakan masalah yang tidak mudah dipecahkan dalam waktu singkat Laju pertambahan penduduk yang sangat pesat menuntut kebutuhan hidap yang lebih besar, baik jumlah maupun kualitasnya. Sementara persediaan sumberdaya alam misalnya hutan dan lahan pertanian semakin berkurang Akibatnya pendapatan masyarakat menjadi kecil, tidak mampu untuk mencukupi kebutuhan hidup. Jadi masalah kemiskinan yang timbul khususnya di daerah sekitar hutan erat kaitannya dengan pendapatan masyarakat yang rendah dan kurang tersedia lapangan pekerjaaa Salah satu kebijaksanaan yang dapat mengentaskan kemiskinan dan mengurangi tingkat pengangguran yaitu dengan menyediakan pekeijaan bagi masyarakat sehingga pendapatan meningkat seiring dengan kesejahteraan hidup yang meningkat pula Perum Perhutani merupakan salah satu perusahaan negara yang bergerak di bidang kehutanan, sebagai pengelola hutan di Jawa BUMN ini memberikan sumbangan penyediaan lapangan pekeijaan bagi masyarakat desa terutama yang bertempat tinggal di daerah sekitar hutan. Salah satu kelas perusahaan hutan yang dapat menyediakan lapangan keija tersebut adalah Kelas Perusahaan Pinus. Kegiatannya berupa pengambilan atau penyadapan getah dari pohon pinus. Ternyata sumbangan dari kegialan penyadapan getah pinus yang diadakan pihak Perum Perhutani mempunyai peran yang relatif besar sebagai sumber pendapatan bagi 0,1% masyarakat yang bertempat tinggal di daerah sekitar hutan RPH Sumanding Meskipun pekerjaan penyadapan getah pinus merupakan pekerjaan sampingan namun sangat besar di dalam upaya menopang peningkatan pendapatan. Kegiatan penyadapan getah pinus di RPH Sumanding menyumbang sebesar 59,0% dari total pendapatan rumah tangga 0,1% masyarakat sehingga dapat menutup pengeluaran rumah tangga sebesar 65,7%.
Kata Kunci : -