Laporkan Masalah

PERANAN KELAS UMUR MUDA DALAM PERHITUNGAN ETAT PADA PENGATURAN HASIL HUTAN JATI (Studi Kasus di Bagian Hutan Blungun KPH Cepu Jawa Tengah)

ANANG DWIANTO, Setyono Sastrosumarto

1997 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Hutan jati di Jawa sebagian besar mempakan hutan dengan Kelas Umur muda. Metode pengaturan hasil hutan yang dipergunakan adalah Umur Tebang Rata-rata (UTR). Salah satu kelemahan dari metode ini adalah penaksiran volume yang jauh ke depan. Kelas Umur muda diprediksikan mencapai masa umur tebang dengan luas, bonita dan Kbd yang sama. Bila proporsi Kelas Umur muda cukup besar, mengakibatkan perhitungan etat banyak tergantung pada Kelas Umur muda ini. Kenyataannya tidak semua Kelas Umur muda mampu mencapai masa umur tebang dengan kondisi yang sama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghitung etat dengan metode UTR dengan dan tanpa mengikutsertakan Kelas Umur muda untuk menghindari ketergantungan etat pada Kelas Umur muda. Pada penelitian ini dipergunakan data sekunder yang meliputi : register risalah hutan jangka 1983-1992 dan jangka 1993-2002, realisasi tebangan A2 tahun 1983-1992, laporan pencurian tahun 1983-1992 dan data sosial ekonomi penduduk, keadaan tanah, dan iklim dari bagian hutan Blungun. Dari data di atas diolah dengan metode UTR sehingga diperoleh hasil perhitungan etat dengan dan tanpa Kelas umur muda, Riap nyata dengan dan tanpa Kelas Umur muda dan susunan kelas hutan untuk jangka 1983-1992 dan jangka 1993-2002. Hasil pengolahan data diperoleh etat dengan mengikutsertakan Kelas Umur muda sebesar 11240 m3/th, riap nyata dengan KU muda sebesar 10577,757 m3/th. Besarnya etat tanpa KU muda sebesar 8570,42 m3/th dan riap nyata tanpa KU muda sebesar 10216 ,172 m3/th. Perauan KU muda dalam penambahan etat sebesar 23,75 % sedangkan dalam hal penambahan riap nyata sebesar 3,42 %. Dapat disimpulkan bahwa penaksiran volume yang terlalu jauh ke depan pada metode UTR khususnya untuk Kelas Umur mudanya sangat beresiko terhadap asas kelestarian yang ingin diwujudkan .

Kata Kunci : Etat, Hutan Jati, Kelestarian

  1. S1-FKT-1997-78987-abstract.pdf  
  2. S1-FKT-1997-78987-bibliography.pdf  
  3. S1-FKT-1997-78987-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FKT-1997-78987-title.pdf